HUBUNGAN KADAR HbA1c DENGAN GAMBARAN FOTO TORAKS PADA PASIEN COVID-19 Studi Observasional pada pasien COVID-19 dengan Diabetes Melitus di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Adanya pandemi COVID-19 yang sedang mewabah saat ini serta tingginya prevalensi diabetes melitus di Indonesia menjadi pertimbangan untuk mengetahui dampak infeksi COVID-19 pada pasien dengan diabetes melitus di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Hal tersebut dikaitkan dengan sistem imun yang buruk pada penderita diabetes melitus. Paramater yang baik digunakan untuk menilai glukosa darah adalah penilaian kadar HbA1c pasien, sedangkan paramater yang dapat digunakan untuk melihat keparahan dari penyakit yang ditimbulakn oleh infeksi COVID-19 adalah melalui foto toraks dengan sistem penilaian Brixia Score. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar HbA1c terhadap gambaran foto toraks pada pasien COVID-19 dengan diabetes melitus di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 41 orang yang memenuhi dari kriteria inklusi dan ekslusi. Data diolah secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi spearman. Setelah dilakukan uji bivariat dengan uji spearman pada kedua variabel tersebut didapatkan p= 0,019.
Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kadar HbA1c berhubungan dengan gambaran foto toraks pada pasien COVID-19 dengan diabetes melitus di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Kata Kunci : HbA1c, foto toraks, Brixia Score
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
