PENGARUH VARIASI RESTING TIME PASCA HIPOKSIA PADA KULTUR MESENCHYMAL STEM CELL TERHADAP EKSPRESI CD73, CD90, CD105 DAN LIN (Studi Eksperimental in Vitro pada Human Mesechymal Stem Cell)
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pendahuluan
Mesenchymal Stem Cell (MSC) merupakan salah satu metode terapi baru yang diharapkan efektif untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Prakondisi hipoksia pada saat kultur MSC dilaporkan meningkatkan ekspresi Stemness Marker MSC serta meningkatkan proliferasi MSC. Namun, kondisi hipoksia yang tidak terkontrol akan menyebabkan stres pada sel. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat ekspresi penanda sel induk positif (CD73, CD90 dan CD105) pada 0 sampai 4 jam reoksigenasi/resting setelah pra-kondisi hipoksia.
Metode
Sampel penelitian ini adalah sel punca mesenkim manusia tali pusat (UC-HMSC) yang dikondisikan di bawah hipoksia O2 5%. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok: Kontrol (0 jam reoksigenasi), P1 (2 jam reoksigenasi), P2 (4 jam reoksigenasi). Sel MSC pra-kondisi kemudian dievaluasi menggunakan flow cytometry untuk menilai kadar CD105, CD73, CD90 dan LIN.
Hasil
Persentase kadar CD73 meningkat secara signifikan pada sampel sel yang telah melalui 4 jam reoksigenasi dibandingkan dengan sel yang tidak melaluinya (p<0,05). Kadar CD90 dan CD105 juga meningkat tetapi tidak setinggi CD73, namun trend peningkatan CD90 dan CD105 ditemukan tanpa perbedaan yang bermakna secara statistik (p>0,05).
Kesimpulan
Reoksigenasi MSC setelah pra-kondisi hipoksia meningkatkan ekspresi Stemness marker MSC. Kemampuan imunomodulasinya meningkat, ditandai dengan peningkatan CD73 yang signifikan. Peningkatan ini dapat disebabkan oleh proses hipoksia atau karena peningkatan Spesies Oksigen Reaktif selama reoksigenasi.
Kata kunci: Mesenchymal Stem Cell, Stemness marker, hypoxia pre-conditioning, reoksigenasi sel, CD105, CD73, CD90, LIN
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
