NILAI PROFETIK DALAM KUMPULAN CERPEN LOCKDOWN 309 TAHUN KARYA EMHA AINUN NADJIB
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kata Kunci : Cerpen, humanisasi (amar ma’ruf), liberasi (nahi munkar), transendensi (tu’minuna billah).
Karya sastra dapat di artikan sebagai karya yang tercipta oleh hal hal yang sering di lihat, di temukan dan di alami dalam aktivitas sehari-hari, untuk di pelajari dan di sampaikan oleh pembaca karya sastra. Nilai profetik dalam kumpulan cerpen Lockdown 309 Tahun karya Emha Ainun Nadjib merupakan penelitian yang mencari nilai nilai profetik yang terdiri dari humanisasi (amar ma’ruf) yang berarti mengajak pada kebaikan, liberasi (nahi munkar) yang berarti mencegah yang munkar dan transendensi (tu’minuna billah) yang berarti beriman kepada Allah. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat membantu mendeskripsikan bentuk bentuk nilai profetik dalam kumpulan cerpen Lockdown 309 Tahun.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sastra profetik. Metode penelitian deskriptif analisis pada penelitian ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan masalah-masalah yang ada pada cerpen Lockdown 309 Tahun supaya dapat ditemukan nilai profetik pada cerpen tersebut. Dalam pengumpulan datanya menggunakan Random Sampling. Kumpulan cerpen Lockdown 309 Tahun tersebut berisi kegelisahan seorang Emha Ainun Nadjib menghadapi masalah pandemi covid-19 yang merambat ke berbagai sektor dari kemanusiaan, ekonomi dan keagamaan. Emha Ainun Nadjib menceritakan Ashabul Kahfi yang dilockdown oleh Allah di dalam gua selama 309 tahun Dalam kumpulan cerpen tersebut terdapat nilai-nilai kenabian antara lain: 1. Shidiq, 2. Amanah, 3. Fathonah 4. Tabligh dan termasuk perilaku sehari-hari nabi termasuk bantuan, toleransi, kepedulian terhadap orang lain, dan kerendahan hati.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
