HUBUNGAN ANTARA STRESS DENGAN DERAJAT NYERI HAID PADA SISWI SMA ISLAM SULTAN AGUNG 2 KALINYAMATAN JEPARA
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Latar Belakang Stress merupakan suatu respon fisiologis, psikologis, dan perilaku dari manusia yang mencoba untuk mengadaptasi dan mengatur baik tekanan internal dan eksternal (stressor). Stressor dapat mempengaruhi semua bagian dari kehidupan seseorang. Perubahan perilaku, masalah-masalah dalam interaksi dengan orang lain dan keluhan-keluhan fisik salah satunya gangguan nyeri
haid. Stress melibatkan sistem neuroendokrinologi sebagai system yang besar peranannya dalam reproduksi wanita Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan stress dengan derajat nyeri haid pada siswi SMA Islam Sultan Agung 2 Kalinyamatan Jepara
Metode: jemis penehitian ini kuantitatif non eksperimental dengan studi korelasi. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Jumlah responden sebanyak orang dengan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistik menggunakan rumus chi square 65
Hasil: didapatkan dari 65 responden penelitian, berdasarkan karakteristik umur responden terbanyak adalah umur I7 tahun sebanyak 42 responden (64,4%). Berdasarkan stressor diperoleh 18 responden (27,7%) tidak mengalami stress dan 47 responden (72,3%) mengalami stress. Sedangkan berdasarkan tingkat nyeri haid didapatkan 4 responden (6,2%) mengalami nyeri haid ringan, 43 responden (66.2%) nyeri haid sedang dan I8 responden (27,6%) nyeri haid berat
Simpulan: Ada hubungan antara stress dengan derajat nyeri haid (p vale<0,05)
Kata kunci: Stress, Nyeri Haid, Remaja putri
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
