Dewi, Ananda Admranti Arlinda (2021) ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DALAM MENYELESAIKAN SOAL GEOMETRI TIPEHIGHER ORDER THINKING SKILL DITINJAU DARI SELF CONFIDENCE SISWA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 5.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
![]() |
Text
lampiran.pdf |
![]() |
Text
34201600262_fullpdf.pdf |
Abstract
Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, HOTS, Self Confidence.
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan
masalah dalam menyelesaikan soal geometri tipe Higher Order Thinking Skill
ditinjau dari self confidence siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 28 siswa di
SMP Al–Yaqin Sluke Jl Santren 42 Pangkalan pada semester genap tahun pelajaran
2020/2021. Data penelitian ini diambil dari hasil pengerjaan soal tes uraian materi
segiempet dan segitiga pada pemecahkan masalah dan hasil wawancara dari 6 siswa
SMP Al-Yaqin Jl Santren 42 Pangkalan kelas VII dengan kategori 2 siswa memiliki
self confidence tinggi, 2 siswa dengan self confidence sedang, dan 2 siswa dengan
self confidence rendah.
Instrumen yang digunakan berupa non tes (angket), tes uraian, dan
wawancara. Angket digunakan untuk mengetahui tingkat self confidence siswa
apakah di kategorikan tinggi, sedang, atau rendah. Instrumen soal tes uraian tipe
higher order thinking skills terbagi menjadi tiga meliputi satu soal dengan indikator
analyze (menganalisis), satu soal dengan indikator evaluate (mengevaluasi), dan
satu soal dengan indikator create (menciptakan). Analisis jawaban soal tes
menggunakan langkah Polya dengan memperhatikan keempat langkahnya yang
terdiri dari memahami masalah, merencanakan atau merancang strategi pemecahan
masalah, melaksanakan perhitungan, dan memeriksa kembali kebenaran hasil atau
solusi. Wawancara dilakukan untuk mengetahui kemampuan dalam
menyelesaikann soal dan apakah subjek menggunakan ide pemikiran sendiri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemampuan pemecahan masalah
siswa dalam menyelesaikan soal tipe higher order thinking skills dengan self
confidence tinggi menunjukkan bahwa siswa sudah mampu memenuhi keempat
indikator pemecahan masalah menurut Polya yaitu mampu memahami masalah,
membuat rencana atau merancang strategi pemecahan masalah, melakukakan
perhitungan, dan memeriksa kembali kebenaran hasil atau solusi jawaban, 2)
kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal tipe higher order
thinking skills dengan self confidence sedang menunjukkan bahwa siswa mampu
memenuhi indikator 1, 2, dan 3 pemecahan masalah menurut Polya yaitu mampu
memahami masalah, membuat rencana atau merancang strategi pemecahan
masalah, melakukan perhitungan akan tetapi kurang mampu dalam memeriksa
kembali kebenaran hasil atau solusi jawaban, 3) kemampuan pemecahan masalah
siswa dalam menyelesaikan soal tipe higher order thinking skills dengan self
confidence rendah menunjukkan bahwa siswa tidak mampu memenuhi keempat
indikator pemecahan masalah menurut Polya.
Dosen Pembimbing: | Maharani, Hevy Risqi and Ubaidah, Nila | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | L Education > L Education (General) |
Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
Date Deposited: | 28 Jun 2022 07:38 |
Last Modified: | 28 Jun 2022 07:38 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/23334 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |