Mochlas, Mochlas (2011) PENGARUH STRESOR PSIKOSOSIAL DALAM KELUARGA TERHADAP PENDERITA GANGGUAN PERILAKU KEKERASAN DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RSJD dr AMINO GONDHOHUTOMO SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 5.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 6.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
![]() |
Text
lampiran.pdf |
![]() |
Text
092070070.pdf |
Abstract
Latar Belakang: Stresor psikososial dalam keluarga merupakan jumlah peristiwa
perkembangan (yang diharapkan) dan situasional (tidak diharapkan) serta
ketegangan intra-keluarga (tekanan dalam hubungan diantara anggota keluarga).
Akumulasi stresor psikososial dalarn keluarga dapat meningkatkan depresi pada
anggota keluarga dan mengalami gangguan penyesuaian dengan perilaku saling
menyerang (perilaku kekerasan). Kasus ini terus mengalami peningkatan dan
memprihatinkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh stresor
psikososial dalarn keluarga terhadap penderita gangguan perilaku kekerasan di
Ruang Rawat Inap kelas III RSJD dr Amino Gondhohutomo Semarang.
Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan
pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Sarnpel
penelitian sebanyak 62 penderita dengan tehnik simple random sampling. Data yang
diperoleh diolah secara statistik dengan SPSS 16 menggunakan rumus Chi-Square.
Basil : Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa sebanyak 52 responden
mengalami ketegangan dalam pemikahan mayoritas mengalarni gangguan perilaku
kekerasan sebanyak 57,7%. Hasil uji Chi-Square diperoleh p value = 0,006.
Sebanyak 47 responden mengalami pelanggaran hukum dalam keluarga mayoritas
tidak mengalarni gangguan perilaku kekerasan sebanyak 51, 1
%.
Hasil uji Chi
Square diperoleh p value = 0, 767. Dan sebanyak 49 responden mengalami
ketegangan finansial dan usaha mayoritas mengalarni gangguan perilaku kekerasan
sebanyak 61,2%. Hasil uji Chi-Square diperolehp value= 0,001.
Simpulan: Ada pengaruh antara ketegangan dalam pemikahan terhadap penderita
gangguan perilaku kekerasan (p value <
0,05). Tidak ada pengaruh antara
pelanggaran hukum dalarn keluarga terhadap penderita gangguan perilaku
kekerasan (p value > 0,05). Ada pengaruh antara ketegangan finansial dan usaha
terhadap penderita gangguan perilaku kekerasan (p value <
0,05).
Kata Kunci: Stresor psikososial, Keluarga, Gangguan perilaku kekerasan.
Daftar Pustaka: 23 ( 1998 - 20 I 0).
Dosen Pembimbing: | Sarosa, Hadi and Irmawati, Ade | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
Divisions: | Fakultas Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan > Ilmu Keperawatan |
Depositing User: | Pustakawan Reviewer UNISSULA |
Date Deposited: | 24 Jun 2022 07:32 |
Last Modified: | 24 Jun 2022 07:32 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/23273 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |