STUDI KELAYAKAN EKONOMI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HYBRID (PLTH) PANTAI BARU MENGGUNAKAN SOFTWARE RETSCREEN
Berkas Tugas Akhir
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Registered users only
ABSTRAK.pdf
Restricted to Registered users only
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
S1 Teknik Elektro_30601700037_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
S1 Teknik Elektro_30601700037_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pembangkit listrik tenaga hybrid (PLTH) merupakan merupakan jenis pembangkit listrik yang memadukan atau mengkombinasikan dua atau lebih jenis pembangkit dengan sumber yang berbeda yang saling terkoneksi satu sama lain, dalam hal ini adalah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), dengan menggunakan energi baru terbarukan (EBT) dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi fossil (batu-bara, minyak bumi) yang selama ini digunakan, energi fossil yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan seperti permasalahan lingkungan dan kesehatan juga keberadaanya tidak dapat diperbarui.
Penelitian kali ini akan membahas mengenai studi analisa kelayakan pembangkit listrik tenaga hybrid (PLTH) Pantai Baru yang berlokasi di Srandakan, Bantul, DIY, studi kelayakan digunakan untuk menganalisa kelayakan secara ekonomi daripada PLTH Pantai Baru, dengan menggunakan acuan besar nilai investasi awal saat pembangunan kemudian arus kas masuk dan keluar kemudian dihitung nilai NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return) dan BEP (Break Even Point).
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan didapati hasil bahwa besar nilai investasi awal (±)Rp2.540.105.500 ditambah dengan biaya O&M (Operation & Maintenance) setiap tahunya sebesar (±) Rp172.555.000, kemudian perhitungan nilai NPV, IRR dan BEP dihitung menggunakan 2 metode yakni menggunakan metode manual menggunakan excel dan menggunakan simulasi software retscreen, perhitungan secara manual didapati hasil nilai NPV sebesar -Rp 3.624.082.526 dan dengan software retscreen nilai NPV (±)-Rp3.771.879.821. Pada kedua teknik perhitungan untuk nilai IRR dan BEP tidak diketahui dikarenakan nilai minusnya terlalu banyak, dengan begitu dapat disimpulkan bahwa proyek PLTH Pantai Baru analisa secara ekonomi dikatakan tidak layak.
Kata Kunci : PLTH, kelayakan proyek, NPV, IRR, BEP
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
