ARIAWAN, HERNANDO (2021) PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENARIKAN PAKSA OLEH PIHAK LEASING DALAM JAMINAN FIDUSIA BERDASARKAN KEADILAN. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

| Download (471kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

| Download (415kB)
[thumbnail of PUBLIKASI.pdf] Text
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (463kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

| Download (415kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

| Download (917kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (632kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (751kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (523kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

| Download (642kB)
[thumbnail of Magister Hukum_20301900138_fullpdf.pdf] Text
Magister Hukum_20301900138_fullpdf.pdf

| Download (1MB)

Abstract

Tujuan penelitian dalam penelitian ini ialah untuk menganalisa perlindungan konsumen terhadap penarikan paksa oleh pihak leasing dalam jaminan fidusia, kendala perlindungan konsumen terhadap penarikan paksa oleh pihak leasing dalam jaminan fidusia, dan menganalisa perlindungan konsumen terhadap penarikan paksa oleh pihak leasing dalam jaminan fidusia di masa yang akan datang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, dengan metode penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder yang akan dianalisis secara kualitatif. Permasalahan penelitian dianalisis menggunakan teori keadilan.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Penarikan paksa yang dilakukan terhadap debitur baik fisik maupun mental akibat tidak diindahkannya keinginan pihak leasing. Ketika tindakan yang memiliki ancaman pidana tersebut dilakukan oleh leasing, maka tidak ada kata penghapusan pidana bagi mereka, kecuali dengan alasan-alasan tertentu. Seharusnya pihak pertama menggunakan jalur hukum yaitu melalui pengadilan dalam menyelesaikan masalah wanprestasi oleh pihak kedua, sehingga ada kekuatan tetap dalam melakukan penyitaan barang terhadap debitur apabila terjadi kredit macet. Pemanfaatan Jaminan Fidusia masih memiliki beberapa kendala di antaranya: 1). Pendaftaran Jaminan Fidusia. 2). Penarikan kendaraan yang dijaminkan. 3). Penghapusan Jaminan Fidusia setelah utang telah dilunasi. Perlindungan konsumen terhadap penarikan paksa dalam jaminan fidusia di masa yang akan datang hendaknya terus berkonsistensi dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Lahirnya Undang-undang ini memberikan harapan bagi masyarakat Indonesia, untuk memperoleh perlindungan atas kerugian yang diderita atas transaksi suatu barang dan jasa. UUPK menjamin adanya kepastian hukum bagi konsumen.

Kata Kunci : Perlindungan konsumen, Penarikan paksa, Fidusia

Dosen Pembimbing: Soponyono, Eko and Kusriyah, Sri | nidn0008085008, nidn0615076202
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 30 May 2022 02:42
Last Modified: 30 May 2022 02:42
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/22483

Actions (login required)

View Item View Item