library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISIS TINGKAT PELAYANAN TRANSPORTASI UMUM BUS RAPID TRANSIT (BRT) DI KOTA SEMARANG, KORIDOR VI (UNDIP TEMBALANG - UNNES SEKARAN) DI MASA PANDEMI COVID 19

Detail Tugas Akhir

ANALISIS TINGKAT PELAYANAN TRANSPORTASI UMUM BUS RAPID TRANSIT (BRT) DI KOTA SEMARANG, KORIDOR VI (UNDIP TEMBALANG - UNNES SEKARAN) DI MASA PANDEMI COVID 19

AULIA, PRATAMA SHOMA (2021) ANALISIS TINGKAT PELAYANAN TRANSPORTASI UMUM BUS RAPID TRANSIT (BRT) DI KOTA SEMARANG, KORIDOR VI (UNDIP TEMBALANG - UNNES SEKARAN) DI MASA PANDEMI COVID 19. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
daftar pustaka.pdf
PDF
Text
bab 1.pdf
PDF
Text
lampiran.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (219kB)
PDF
Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (571kB)
PDF
Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (486kB)
PDF
Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (290kB)
PDF
Text
31201400609.pdf

Abstract

Permasalahan transportasi yang ada di Kota Semarang, terjadi kemacetan di beberapa titik tertentu dan oleh karena itu diperlukan menciptakan transportasi yang nyaman, aman, tertib dan efisien demi mendorong masyarakat lebih menggunakan transportasi umum, hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kemacetan di beberapa titik yang ada di Kota Semarang yang juga dan memperbaiki kualitas udara.
Guna mengatasi hal tersebut pemerintah Kota Semarang melakukan pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) guna memperbaiki layanan angkutan perkotaan yang ada saat ini. Bus Rapid Transit (BRT) Kota Semarang telah beroperasi sejumlah 6 koridor, dan koridor VI rute UNDIP - UNNES pun salah satunya. Koridor VI ini pun baru di operasikan pada bulan maret 2017 untuk melayani pergerakan aktivitas masyarakat Kota Semarang yang meningkat dengan melihat penumpang BRT. Koridor VI Undip-Unnes ini merupakan koridor yang sibuk, karena merupakan koridor yang menghubungkan dua kampus besar yang berada di Kota Semarang.
Pada waktu yang bersamaan negara Indonesia sedang mengalami Pandemi COVID 19 yang berdampak pada aktivitas manusia sehari - hari termasuk juga cara berinterakasi antar penumpang baik di shelter/ halte BRT maupun di dalam BRT.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan atau kualitas transportasi Bus Rapid Transit (BRT) dalam segi fasilitas maupun pelayanannya di masa pandemi COVID 19.
Metode penelitian yang digunakan adalah deduktif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan survey dinamis da statis, sedangkan analisis yang dilakukan meliputi: kapasitas BRT, faktor muat (Load Factor), headway, waktu tunggu penmpang, dan kecepatan perjalanan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi perbedaan kondisi antara sebelum dan saat pandemi Covid 19. Di mulai dari kapasitas BRT yang di kurangi, load factor juga semakin kecil, headway dan waktu tunggu pun juga berdampak dengan sedikitnya penumpang yang ada dimana headway menjadi lebih singkat dan waktu tunggu menjadi semakin cepat.
Hal yang diharapkan dalam penelitian ini adalah dapat mengetahui tingkat pelayanan Bus Rapid Transit (BRT) Koridor VI Undip-Unnes di masa Pandemi COVID 19.
Kata Kunci : Tingkat Pelayanan, Bus Rapid Transit (BRT), Pandemi COVID 19

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints