AZWIR, AZIMA (2021) ADAPTASI SPASIAL PENGHUNI RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (RUSUNAWA) KALIGAWE DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (408kB)
Text
daftar isi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (571kB)
Text
daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (634kB)
Text
bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (137kB)
Text
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (431kB)
Text
bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (441kB)
Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (10MB)
Text
31201900062.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (17MB)

Abstract

Peningkatan kawasan permukiman terus terjadi seiring dengan bertambahnya jumlah populasi manusia. Tidak hanya kawasan permukiman yang layak huni, namun juga terdapat permukiman kumuh dan ilegal. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya yaitu keterbatasan ekonomi yang dialami oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Salah satu strategi pemerintah dalam mengurangi permukiman kumuh dan tidak layak huni adalah menyediakan permukiman vertikal berupa rumah susun sewa (rusunawa). Situasi tersebut, juga terdapat di Kota Semarang yaitu dengan dilakukannya pembangunan Rusunawa Kaligawe dengan tipe 21 dan 24. Total unit hunian tersebut adalah 684 yang terdiri dari 7 twinblock. Setelah unit hunian ditempati oleh masyarakat, muncul berbagai sikap dan perilaku berbeda yang dirasakan dari hunian horizontal menjadi vertikal. Selain itu, luas unit hunian yang terbatas dan tidak mencukupi ambang batas ruang gerak seseorang yaitu 7,2 m2/jiwa apabila diasumsikan ditempati oleh maksimal 4 anggota keluarga. Angka ruang gerak untuk tipe 21 yaitu 5,25 m2/jiwa dan tipe 24 yaitu 6 m2/jiwa. Tujuan dari penelitian ini yaitu menemukan bentuk adaptasi spasial penghuni pada rumah susun sewa (rusunawa) Kaligawe. Penelitian tersebut menggunakan metode dan pendekatan deduktif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari pengumpulan data tersebut diolah dengan cara, yaitu membuat pemetaan ruang di Rusunawa Kaligawe, membuat matriks perilaku penghuni terhadap ruang di Rusunawa Kaligawe dan membuat perbedaan denah hunian awal dan denah hunian setelah ditempati oleh penghuni. Hasil dari penelitian tersebut terdapat 3 temuan terkait adaptasi spasial pada hunian informan di Rusunawa Kaligawe. Temuan yang pertama yaitu adaptasi spasial terhadap tata ruang yang sempit, adaptasi terhadap ruang komunal dan adaptasi terhadap keterbatasan ruang privasi. Temuan baru yaitu penghuni melakukan okupasi terhadap ruang komunal, terdiri dari koridor di depan hunian, selasar dekat tangga dan lantai dasar.
Kata Kunci: Adaptasi spasial, Rusunawa Kaligawe, Penghuni

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Mahasiswa FT - Skripsi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi)
Date Deposited: 08 Mar 2022 02:14
Last Modified: 08 Mar 2022 02:14
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/22260

Actions (login required)

View Item
View Item