library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN VIRAL LOAD Studi Observasional Analitik pada Pasien Terinfeksi HIV/AIDS yang Mendapat Terapi Zidovudine di Balkesmas Semarang

Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN VIRAL LOAD Studi Observasional Analitik pada Pasien Terinfeksi HIV/AIDS yang Mendapat Terapi Zidovudine di Balkesmas Semarang

Sugana, Andhika Bagus (2021) HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN VIRAL LOAD Studi Observasional Analitik pada Pasien Terinfeksi HIV/AIDS yang Mendapat Terapi Zidovudine di Balkesmas Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
daftar pustaka.pdf
PDF
Text
lampiran.pdf
PDF
Text
bab 1.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (227kB)
PDF
Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (482kB)
PDF
Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (506kB)
PDF
Text
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (301kB)
PDF
Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (408kB)
PDF
Text
30101700021 fulltext.pdf

Abstract

Kadar hemoglobin (Hb) merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk mengetahui derajat anemia. Zidovudine merupakan salah satu Anti Retro Viral (ARV) yang direkomendasikan WHO untuk pengobatan infeksi HIV khususnya untuk negara berkembang namun dapat menyebabkan anemia. Viral load merupakan jumlah Human Immunodeficiency Virus (HIV) di dalam darah yang dapat menggambarkan progresivitas infeksi dan menilai efektifitas pengobatan ARV. HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan merupakan penyebab terjadinya Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Pemeriksaan viral load merupakan salah satu pemeriksaan yang sangat direkomendasikan namun biaya pemeriksaan tersebut mahal dan tidak semua fasyankes mampu memeriksanya. Infeksi HIV dapat menyebabkan anemia. Penelitian hubungan kadar hemoglobin dengan viral load pada pasien terinfeksi HIV masih terbatas.
Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan desain cross sectional menggunakan 96 rekam medis pasien terinfeksi HIV yang mendapat zidovudine yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode consecutive sampling. Data berupa kadar hemoglobin dan viral load dalam rekam medis pasien terinfeksi HIV di Balai Kesehatan Masyarakat Semarang dianalisis hubungannya dengan uji korelasi Spearman rho.
Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar hemoglobin sebesar 13,54 ± 1,71 g/dL dan rata-rata viral load sebesar 2.418,95 ± 19.152,1 copies/mL. Berdasarkan hasil analisis Spearman rho didapatkan nilai p sebesar 0.665 (p>0,05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,045.
Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan kadar hemoglobin dengan viral load pada pasien terinfeksi HIV yang mendapat zidovudine di Balkesmas Semarang.
Kata Kunci: HIV, Zidovudine, Kadar Hemoglobin, Viral load

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > R Medicine (General)
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited 14 Feb 2022 03:02
Last Modified 14 Feb 2022 03:02
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/22175

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints