Ulhaq, Zabarjad Dliya (2021) PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP PELAKSANAAN IKRAR WAKAF BUKAN OLEH PEMBELI/PEMILIK TANAH DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (942kB)
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (287kB)
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (286kB)
DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (296kB)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (575kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (702kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (376kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (438kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (288kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (353kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
Abstract
Zabarjad Dliya Ulhaq, Pandangan Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Ikrar Wakaf Bukan Oleh Pembeli/Pemilik Tanah Di Kota Semarang. Semarang: Program Studi Ahwal Syakhshiyyah Jurusan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) 2021.
Wakaf merupakan salah satu dari amal jariyah yang dapat dilakukan oleh umat Islam, dalam melaksanakan wakaf harus ada syarat-syarat wakaf yang perlu diperhatikan oleh calon wakif. Ikrar wakaf merupakan salah satu syarat wajib yang harus diucapkan oleh calon wakif dalam pelaksanaan wakaf. Namun dalam kenyataanya terdapat beberapa praktik wakaf dimana yang melaksankan ikrar wakaf tersebut bukanlah calon wakif melainkan penjual atau pemilik tanah lama.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang bermaksud memahami secara langsung fenomena dan permasalahan yang terjadi melalui penelitian lapangan (field research). Jenis sumber data meliputi data primer yaitu wawancara dan data sekunder yaitu laporan, buku dan dokumen. Metode analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan analisis data kualitatif.
Hasil penelitian ini adalah bahwa dalam pelaksanaan wakaf pada Masjid Miftahul Jannah Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan tahun 2018 dan wakaf pada Gedung MWC NU Kecamatan Ngaliyan tahun 2020 memiliki kesamaan yaitu dalam pelaksanaanya yang mengikrarkan wakaf tersebut bukanlah calon wakif melainkan penjual atau pemilik tanah lama, hal itu dikarenakan belum adanya proses balik nama pada sertifikat tanah yang dibeli untuk diwakafkan. Secara hukum formil yang akan dianggap sebagai wakif adalah orang yang mengikrarkan wakaf tersebut, namun dalam pandangan hukum Islam praktik wakaf tersebut dianggap sah dan pemilik baru dapat dianggap sebagai wakif karena wakaf tersebut sudah memenuhi syarat dan rukun wakaf, selain itu juga sebelum ikrar wakaf tersebut pemilik tanah baru meminta bantuan kepada pemilik tanah lama untuk bersedia mengikrarkan wakaf tersebut.
Kata Kunci: Ikrar, Wakaf, Hukum Islam
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam Fakultas Agama Islam > Mahasiswa FAI - Skripsi Syari'ah (Ahwal Syakhshiyah) |
| Date Deposited: | 12 Jan 2022 03:29 |
| Last Modified: | 12 Jan 2022 03:29 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21456 |
