library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

TINJAUAN YURIDIS PENGARUH KESULITAN EKONOMI RUMAH TANGGA YANG BERAKIBAT TIMBULNYA PERTENGKARAN TERUS MENERUS YANG SULIT DIDAMAIKAN TERHADAP PERCERAIAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN PATI

Detail Tugas Akhir

TINJAUAN YURIDIS PENGARUH KESULITAN EKONOMI RUMAH TANGGA YANG BERAKIBAT TIMBULNYA PERTENGKARAN TERUS MENERUS YANG SULIT DIDAMAIKAN TERHADAP PERCERAIAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN PATI

Puspita Cahyaningrum, Dara (2021) TINJAUAN YURIDIS PENGARUH KESULITAN EKONOMI RUMAH TANGGA YANG BERAKIBAT TIMBULNYA PERTENGKARAN TERUS MENERUS YANG SULIT DIDAMAIKAN TERHADAP PERCERAIAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN PATI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (308kB)
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
bab 1.pdf
PDF
Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (532kB)
PDF
Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (562kB)
PDF
Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (272kB)
PDF
Text
daftar pustaka.pdf
PDF
Text
lampiran.pdf

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan ekonomi di masa
pandemi Covid-19 sebagai penyebab terjadinya perceraian dan pelaksanaan
penyelesaian perceraian di masa pandemi Covid-19 di Pengadilan Agama Pati.

Penelitian ini menggunakan metode yuridis sosiologis dengan pengumpulan
data yaitu data primer dan data sekunder yang diperoleh secara langsung dari
wawancara dengan Wakil Ketua Pengadilan Agama Pati dan Panitera Pengadilan
Agama Pati, dan penelitian kepustakaan yang kemudian data tersebut di analisis
menggunakan analisis kualitatif dimana penelitian yang dihasilkan berupa data
deskriptif analisis yaitu apa yang dinyatakan oleh narasumber secara tertulis atau
lisan dan dengan data-data yang diperoleh kemudian diteliti dan dipelajari untuk
mendapatkan hasil penelitian yang dipandang secara relevan.

Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kesulitan ekonomi di masa pandemi
Covid-19 sebagai penyebab terjadinya perceraian dan pelaksanaan penyelesaian
perceraian di masa pandemi Covid-19 di Pengadilan Agama Pati berdasarkan data
yang di peroleh bahwa Perceraian karena Faktor ekonomi menjadi penyebab yang
paling utama saat pandemi Covid-19 ini karena aktivitas ekonomi juga berkurang
bahkan terhenti. Jumlah kasus perceraian yang disebabkan karena kesulitan
ekonomi di masa pandemi Covid-19 pada bulan Maret hingga Oktober 2020 yaitu
sebanyak 187 kasus. Jumlah tersebut meningkat secara signifikan dibandingkan
dengan tahun sebelumnya sebelum masa pandemi Covid-19 yaitu pada bulan
Januari hingga Desember 2019 kasus perceraian yang disebabkan karena kesulitan
ekonomi hanya berjumlah 29 kasus. Serta Pelaksanaan penyelesaian kasus
perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Pati selama pandemi Covid-19 tidak
mengalami perubahan dan menggunakan dasar hukum Pasal 19 Peraturan
Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1
Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam.


Kata Kunci : Perkawinan, Ekonomi Dalam Rumah Tangga, Perceraian

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 07 Jan 2022 07:14
Last Modified 07 Jan 2022 07:14
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21158

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints