Hidayatul Maulida, Arsita (2021) TINJAUAN HUKUM TERHADAP PERNIKAHAN SIRI DAN PROBLEMATIKANYA BAGI PIHAK ISTERI DAN ANAK (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Demak). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
bab 1.pdf |
![]() |
Text
bab 2.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 3.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
![]() |
Text
lampiran.pdf |
Abstract
Pernikahan siri merupakan bentuk pernikahan yang dilakukan secara sah
menurut agama Islam atau adat istiadat namun tanpa pengakuan resmi dari hukum
negara sebab tidak dicatatkan pada Pegawai Pencatat Nikah. Realitanya pernikahan
siri ibarat fenomena gunung es, banyak bermunculan terjadi di masyarakat, akan
tetapi yang muncul di permukaan hanyalah sebagian kecil saja. Pada kenyataannya
pernikahan siri banyak merugikan pihak isteri dan anak yang dilahirkan dari
pernikahan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: Faktor-faktor yang
melatarbelakangi terjadinya penikahan siri di masyaakat; dan untuk mengetahui
problematika pernikahan siri bagi pihak isteri dan anak, serta solusinya.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dengan
spesifikasi penelitian deskriptif analitis, data yang digunakan yaitu data primer dan
data sekunder, teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi
lapangan. Lokasi penelitian di kantor Pengadilan Agama Demak beralamat di Jalan
Sultan Trenggono No. 23, Gandum, Karangrejo, Kecamatan Wonosalam,
Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Metode analisis data penyajian menggunakan
metode deskriptif analisis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa Faktor-faktor yang
melatarbelakangi terjadinya pernikahan siri: faktor ekonomi, faktor sosial-budaya,
faktor ikatan dinas/pekerjaan, faktor ketidakharmonisan keluarga, faktor kurangnya
pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pencatatan pernikahan;
Problematika pernikahan siri bagi pihak isteri tidak dapat menuntut hak nafkah lahir
batin, hak harta gono gini bila terjadi perceraian, hak waris bila suami meninggal
dunia, hak pengaduan bila tejadi kekerasan dalam rumah tangga, dan hak
perlindungan hukum bila ditinggal pergi tanpa alasan, bagi anak bahwa status anak
dalam nikah siri tidak mendapat perlindungan hukum, dengan solusi bijak dapat
dilakukan cara pengajuan isbat nikah.
Kata Kunci : Pernikahan Siri, Problematika, Isteri dan Anak.
Dosen Pembimbing: | Ummu Adillah, Siti | nidn0605046702 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 07 Jan 2022 07:13 |
Last Modified: | 07 Jan 2022 07:13 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/21139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |