library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

KEABSAHAN PERBUATAN HUKUM ANAK PERSPEKTIF UNDANG UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS

Detail Tugas Akhir

KEABSAHAN PERBUATAN HUKUM ANAK PERSPEKTIF UNDANG UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS

HERMAWAN, ASEP (2021) KEABSAHAN PERBUATAN HUKUM ANAK PERSPEKTIF UNDANG UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
cover.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (263kB)
PDF
Text
abstrak.pdf
PDF
Text
daftar isi.pdf
PDF
Text
bab 1.pdf
PDF
Text
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (679kB)
PDF
Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (493kB)
PDF
Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (305kB)
PDF
Text
daftar pustaka.pdf

Abstract

Fokus penelitian tesis ini adalah keabsahan usia dalam

melakukan perbuatan hukum, beberapa penelitian yang ada lebih
memfokuskan kepada syarat usia yang absah yang seharusnya dapat
diakodir oleh notaris dalam membuat akta Notaris/PPAT, namun
tidak terfokus kepada Pasal 330 Kitab Undang Undang Hukum
Perdata yang masih berlaku, sehingga syarat usia 18 tahun
dikesampingkan, khususnya terkait akta notaris dalam perjanjian
perbankan yang masih mensyaratkan usia 18 tahun oleh perbankannya
karena
alasan
keamanan
dan
perlindungan
bank.

Penelitian

hukum ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan
mengkaji: 1) pengaturan keabsahan perbuatan hukum anak dalam
praktik tugas dan jabatan notaris dalam perspektif Undang-undang
Jabatan Notaris; 2) hambatan dan solusi penerapan keabsahan
perbuatan hukum anak dalam praktik dan jabatan notaris. Metode
penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Pengaturan keabsahan
perbuatan hukum anak dalam praktik tugas dan jabatan notaris dalam
perspektif Undang-undang Jabatan Notaris, dalam pelaksanaan
belum sepenuhnya mengacu kepada Undang Undang Jabatan
Notaris, melainkan acuannya didasarkan kepada Pasal 330 Kitab
Undang Undang Hukum Perdata, karena adanya kepentingan atau
asumsi untuk keamanan dan atau perlindungan pembuat akta. (2)
Solusi penerapan keabsahan perbuatan hukum anak dalam praktik
dan jabatan notaris, dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 7
Tahun 2012 Tentang Rumusan Hukum Hasil Rapat Pleno Mahkamah
Agung Sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas Bagi Pengadilan dan
Surat Edaran Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Badan
Pertanahan Nasional Nomor 4/SE/I/2015 Tentang Batasan Usia
Dewasa Dalam Rangka Pelayanan Pertanahan, masih diabaikan
khususnya oleh Bank Kredit Pemilikan Rumah karena adanya alasan
keamanan dan perlindungan perbankan.
Sebagai rekomendasi dikemukakan saran: (1) Seharusnya
keberlakuan dari Pasal 330 Kitab Undang Undang Hukum Perdata
segera dicabut. (2) Hendaknya pembuat undang-undang dalam
membentuk peraturan perundang-undangan di Negara Kesatuan
Republik Indonesia, tegak lurus dengan Undang Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai hukum dasar bangsa
Indonesia.



Kata Kunci: Keabsahan, Perbuatan Hukum, Anak, Jabatan, Notaris.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints