PENGARUH KEBERADAAN SHELTER BUS RAPID TRANSIT (BRT) TRANS SEMARANG TERHADAP KENYAMANAN PEJALAN KAKI DI JALAN PEMUDA KOTA SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
cover.pdf
Restricted to Registered users only
abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
daftar isi.pdf
Restricted to Registered users only
daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only
lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang adalah transportasi modern berbasis bus yang menggunakan ruang jalur pejalan kaki sebagai tempat yang mewadahi shelter atau tempat pemberhentiannya. Latar belakang penelitian ini mengacu pada Hamid Shirvani yang mengatakan bahwa shelter atau pemberhentian merupakan salah satu elemen pendukung jalur pejalan kaki. Namun, pada kenyataannya tidak dapat dihindari bahwa kondisi eksisting lebar jalur pejalan kaki belum memenuhi standar bagi pejalan kaki untuk melakukan aktivitas pergerakannya. Dengan dilakukannya penelitian ini, ditujukan sebagai bahan bukti nyata karena dengan keberadaan shelter, dapat mempengaruhi kenyamanan pejalan kaki atau tidak. Penelitian ini mengambil studi kasus di Jalan Pemuda dengan menggunakan metode kuantitatif rasionalistik dengan teknik analisis regresi linier sederhana yang membuktikan bahwa dengan lebar jalur pejalan kaki yang belum memenuhi standar, dapat mempengaruhi kenyamanan pejalan kaki di Jalan Pemuda Kota Semarang. Setelah mendapatkan data melalui kuesioner, data akan diolah menggunakan distribusi frekuensi dan juga
alat analisis spss, sehingga dapat menjawab penelitian ini.
Kata Kunci: Shelter, BRT Trans Semarang, Pejalan Kaki, Jalur Pejalan Kaki, Kenyamanan.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
