Rasika, Ivon Cintantya (2020) PELAKSANAAN PENYELESAIAN WANPRESTASI PERJANJIAN KREDIT ATAS KETERLAMBATAN NASABAH BANK YANG JATUH TEMPO PEMBAYARANNYA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
cover.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (304kB)
abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (138kB)
daftar isi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (40kB)
daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (256kB)
bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (532kB)
publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (165kB)
bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (636kB)
bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (489kB)
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (24kB)
Abstract
Penelitian ini yang berjudul “Pelaksanaan Penyelesaian Wanprestasi Perjanjian Kredit Atas Keterlambatan Nasabah Bank Yang Jatuh Tempo Pembayarannya”bertujuan untuk mengetahui tentang cara pelaksanaan perjanjian kredit yang dilakukan nasabah dengan Bank, mengenai akibat apa yang ditimbulkan oleh nasabah apabila melakukan wanprestasi atas keterlambatan pembayaran kredit, dan juga tentang upaya pelaksanaan penyelesaian bank dalam menangani wanprestasi nasabah dalam perjanjian kredit. Metode dari skripsi ini menggunakan yuridis normatif yaitu pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori, konsep, asas-asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini.
Dari hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian kredit merupakan aktivitas bank yang menguntungkan dan membawa manfaat bagi konsumen/nasabah, namun kredit yang berkualitas hanya dapat diperoleh dari suatu evaluasi yang tepat dan termasuk didalamnya memahami resiko kredit. Apabila nasabah yang melakukan wanprestasi dengan keterlambatan pembayaran kredit maka Nasabah perlu diberi peringatan tertulis yang menyatakan bahwa debitur wajib memenuhi prestasi dalam waktu yang ditentukan, jika dalam waktu itu debitur tidak memenuhinya maka debitur dinyatakan telah lalai atau wanprestasi. Dalam upaya penyelesaian bank dalam menangani wanprestasi dengan melakukan hak dan kewajiban dari masing-masing pihaksesuai kesepakatanyang telah mereka sepakati, bank berhak untuk memperoleh pelunasan kredit dan bunga dari debitur sebagai kontraprestasinya.
Kata Kunci : Wanprestasi, Perjanjian Kredit, Nasabah Bank
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 07 Oct 2021 07:45 |
| Last Modified: | 07 Oct 2021 07:45 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/20375 |
