library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BENALU TEH (Scurrula atropurpurea) TERHADAP PROLIFERASICELL-LINE T47D KANKER PAYUDARA

Detail Tugas Akhir

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BENALU TEH (Scurrula atropurpurea) TERHADAP PROLIFERASICELL-LINE T47D KANKER PAYUDARA

Saktyawan, Okky Winang (2015) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BENALU TEH (Scurrula atropurpurea) TERHADAP PROLIFERASICELL-LINE T47D KANKER PAYUDARA. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Okky Winang Saktyawan 01.211.6481_Cover.pdf
PDF
Text
Okky Winang Saktyawan 01.211.6481_Daftar Isi.pdf
PDF
Text
Okky Winang Saktyawan 01.211.6481_Intisari.pdf

Abstract

Berbagai terapi kanker payudara sampai saat ini masih belum efektif dan biaya pengobatannya cukup besar. Kegagalan dan kekambuhan dalam upaya penanganan tumordiakibatkan tidak sensitifnya terhadap sinyal antiproliferasi. Alternatif pengobatan saat ini menggunakan tanaman benalu teh (Scurrula atropurpurea) yang mengandung flavonoid 3,3,4,5,7- pentahidroksi flavon atau quercetin. Penelitian terdahulu menyatakan bahwa senyawa quercetindapat menghambat proliferasi sel kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemberian ekstrak benalu teh (Scurrula atropurpurea) terhadap proliferasicell-line T47D kanker payudara.
Jenis penelitian adalah eksperimental. Menggunakan subjek penelitian cell-line T47D kanker payudara yang telah mencapai confluence 80% kemudian dipanen, dibagi menjadi 10 kelompokdan diberi dosis. Kelompok I: dosis 3,91 µg/mL, Kelompok II: dosis 7,81 µg/mL, kelompok III: dosis 15,62 µg/mL; kelompok IV: dosis 31,25 µg/mL, kelompok V: dosis 62,5 µg/mL, kelompok VI: dosis 125 µg/mL, kelompok VII: dosis 250 µg/mL, kelompok VIII: dosis 500 µg/mL, kelompok IX: dosis 1000 µg/mL, dan kelompok X: kontrol sel, kemudian diinkubasi selama 48 jam.
Hasil rerata prosentase sel hidup T47D kanker payudara pada tiap kelompok dosis menunjukkan adanya penurunan rerata prosentase sel hidup cell-line T47Dkanker payudara seiring dengan peningkatan dosis ekstrak daun dan batang benalu teh (Scurrula atropurpurea) fraksi methanol. Hasil uji Post hoc antar tiap kelompok dosis sebagian besar memiliki perbedaan yang bermakna. Hasil uji probitmenghasilkan nilai IC50 = 74,885 µg/mL.
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun dan batang benalu teh (Scurrula atropurpurea) mempunyai efek sitotoksik terhadap proliferasi cell-line T47D kanker payudara.

Kata Kunci = cell-line kanker payudara T47D, Scurrula atropurpurea, quercetin

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > R Medicine (General)
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited 05 Aug 2015 07:32
Last Modified 05 Aug 2015 07:32
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/191

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints