Malau, Pasu (2019) Peranan Koperasi Dalam Peningkatan Perekonomian Buruh Di PTP Nusantara IV Tobasari Kabupaten Simalungun. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
cover.pdf |
![]() |
Text
abstrak.pdf |
![]() |
Text
daftar isi.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf |
![]() |
Text
bab I.pdf |
![]() |
Text
bab II.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab III.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab IV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab V.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab VI.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
bab VII.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar pustaka.pdf |
Abstract
Peran Koperasi dalam Peningkatan Perekonomian Masyarakat adalah sangat di
harapkan oleh masyarakat Indonesia sebagai Soko Guru Perekonomian nasional maka
penulis tertarik untuk membahas akibat Soko Guru Perekonomian nasional. Sedangkan
masalah adalah 1. Betulkan koperasi saat ini belum mampu mewujudkan peningkatan
perekonomian buruh yang berbasis keadilan ? 2. Hambatan-hambatan apakah yang
terjadi dalam koperasi dalam Peningkatan Perekonomian Buru yang berbasis keadilan?
3. Bagaimana Rekonstruksi Hukum Koperasi yang lebih mendukung peran koperasi
dalam peningkatan perekonomian sebagai Soko Guru?
Sedangkan menjadi tujuan untuk : 1. Mengetahui peran Koperasi yang belum
mampu meningkatkan perekonomian buruh yang berbasis keadilan.2. Untuk
mengetahui hambatan-hambatan Perkoperasian dalam Peningkatan Perekonomian
Buruh di Indonesia khususnya di PTPN IV Unit Bah Butong-Sidamanik3. Untuk
mengetahui pasal-pasal mana yang perlu di Rekonstruksi supaya tujuan Koperasi lebih
maksimal sebagai Soko Guru Perekonomian Buruh dalam Perkoperasian sebagai Field
Research Bah Butong.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan metode pendekatan juridis
normatif dan juridis empiris. Penelitian ini dilaksanakan di PTPN IV Perkebunan Teh
Unit Bah Butong Kecamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Faktor-faktor
penyebab : 1. Tidak adanya keseriusan para pengurus Koperasi untuk mengurus
koperasi di jajaran unit Bah Butong baik dari pihak atasan apalagi dari pengurus sendiri.
2. Kurangnya modal/Skill dari pengurus Koperasi sehingga kios-kios koperasi jadi
tutup, 3. Perlu direkonstruksi ulang pasal-pasalnya guna menjamin kepastian hukum
koperasi sebagai soko guru perekonomian buruh.
A. SARAN
1. Sebaiknya Ketua Koperasi di Perkebunan PTP Nusantara IV Unit Bah Butong
harus tunggal mengurus Koperasi tanpa diberikan tugas tambahan lain.
2. Dinas Koperasi Kabupaten Simalungun hendaknya membuat daftar data
koperasi yang berada di Wilayah kerjanya yaitu Koperasi mana yang sehat dan
Koperasi mana yang tidak sehat? Kepada Koperasi yang tidak sehat diberikan
Pendidikan dan Pelatihan dari Dinas Perkoperasian minimal sekali dalam
setahun
3. Bagi Koperasi yang tidak sehat sebaiknya dibubarkan atau digabungkan dengan
Koperasi yang lebih sehat di lingkungan sekitarnya.
Key-words: rekonstruksi peran koperasi dalam peningkatan perekonomian buruh
Dosen Pembimbing: | Gunarto, Gunarto and Kusriyah, Sri | nidn0605036205, nidn0615076202 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Doctoral) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Program Doktor Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 09 Mar 2020 07:05 |
Last Modified: | 09 Mar 2020 07:05 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/17258 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |