FATIMAH, SITI NUR (2019) ANTISIPASI KETERLAMBATAN WAKTU PENYELESAIAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE WHAT IF ANALYSIS DAN CRASH PROGRAM (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Jembatan Kaligawe – Semarang). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

| Download (305kB)
[thumbnail of Publikasi.pdf] Text
Publikasi.pdf

| Download (3MB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

| Download (399kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

| Download (416kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

| Download (886kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

| Download (420kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (840kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (642kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (311kB)

Abstract

Pembangunan proyek jembatan yang berada di Jl. Kaligawe Raya KM.1 No.96, Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, merupakan jembatan yang perlu adanya pembaharuan dikarenakan jembatan sebelah Utara sudah cukup lama dan untuk balok header batas banjir sudah mencapai titik batas banjir. PT. SUBASUMI CIPTA SENAWIR dan PT. BERMUDA MULYA BUWANA, KSO sub kontraktor dari pembangunan proyek jembatan. Proyek dimulai pada tanggal 19 Oktober 2018 dan selama berlangsungnya proyek jembatan ini dalam menjalankan suatu proyek tersebut, baik pemilik maupun sub kontraktor menggunakan pengendalian kurva S berfungsi sebagai monitoring dan controling sebuah proyek.(Selaras J. R., 2015). Pada bulan Desember 2018 proyek mengalami permasalahan, penyebab permasalahan ini yaitu banjir, rob, air kiriman dan sampai sekarang belum bisa diprediksi. Sehingga jadwal yang dirancang sedemikian rupa mengalami kemunduran. Awal rencana proyek ditargetkan selesai pada bulan desember 2019. CPM merupakan metode dalam mengidentifikasi step-step pekerjaan yang kritis. Dengan cara tersebut perencanaan dibuat lebih detail, dengan adanya metode what if analysis dan crash program pada jalur kritis dengan total biaya pada perhitungan what if analysis yaitu biaya keterlambatan 10% Rp. 6.285.220.179,00,-, biaya keterlambatan 15% Rp. 6.899.800.986,00,-, biaya keterlambatan 20% Rp. 7.199.792.333,00,-. Total biaya pada crash program yaitu biaya crash 1 jam Rp. 5.999.894.944,00,-, biaya crash 3 jam 6.000.030.944,00,- dan biaya crash 5 jam 6.000.166.944,00,-.

Kata Kunci : Penjadwalan Proyek, Manajemen Proyek, Critical Path Method, Metode What If Analysis Menggunakan Ms. Project Dan Crashing Program

Dosen Pembimbing: Sugiyono, Andre and Sukendar, Andre | nidn0603088001, nidn0010017601
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 18 Feb 2020 07:36
Last Modified: 18 Feb 2020 07:36
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/16156

Actions (login required)

View Item View Item