ARDYANTO, WISNU (2019) PRAKTEK JUAL BELI TANAH YANG BELUM BERSERTIFIKAT DAN PENDAFTARANYA DI KECAMATAN SUKOLILO KABUPATEN PATI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
cover.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (7kB)
daftar isi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (190kB)
publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (275kB)
bab I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (126kB)
bab II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (473kB)
bab III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (472kB)
bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (89kB)
daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (88kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membahas: 1) Praktek jual-beli tanah yang
belum bersertifikat di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. 2) Proses pendaftaran
tanah yang belum bersertifikat. dan 3) Kendala-kendala yang timbul dalam proses
jual beli tanah yang belum bersertifikat di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati
dan bagaimana solusinya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis
sosiologis, spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis,
metode pengumpulan data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh
melalui wawancara dan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka terhadap
buku-buku, referensi atau sumber bacaan lain. Data yang diperoleh kemudian
dianalisis secara kualitatif.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa: 1) praktek jual-beli tanah yang belum
bersertifikat di Desa Sukolilo pada pelaksanaannya di lakukan di hadapan Kepala
Desa Sukolilo dan saksi aparat desa setempat.Jua-beli tanah yang belum
bersertifikat hanya didasarkan atas Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT)
dari penjual dan proses penyerahan hak atas tanah oleh penjual kepada pembeli
dilakukan pada saat itu juga bersamaan dengan proses pembayaran harga dari
pembeli kepada penjual. Adapun jual beli tanah yang di buat oleh Kepala Desa
Sukolilo, di gunakan sebagai dasar untuk melakukan proses peralihan/balik nama
terhadap SPPT yang semula atas nama penjual kemudian beralih menjadi atas
nama pembeli. 2) Proses peralihan tersebut bisa menggunakan jasa
PPAT/NOTARIS kemudian di daftarkan pada Pada Kantor Pertanahan Kabupaten
Pati yaitu dengan meminta surat rekomendasi dari kelurahan/kepala Desa maupun
Camat perihal tanah yang bersangkutan, yang menyatakan bahwa tanah tersebut
belum pernah bersertifikat serta keterangan riwayat kepemilikan tanah yang di
madsudkan. dan 3) Selanjutnya ada beberapa kendala penyebab seringnya terjadi
jual beli tanah yang belum bersertifikat di Desa Sukolilo di antaranya yaitu: faktor
birokrasi, sumber daya manusia kurang, sarana dan prasarana kurang baik. Pada
masyarakat umum alas hak yang kurang lengkap, tanda batas tidak dipasang,
biaya besar dan dalam masyarakat dalam alat pembuktian salah. Upaya-upaya
Kantor Pertanahan Pati dalam mengatasi kendala tersebut adalah diperluka dengan
diadakannya koordinasi antara instansi yang terkait serta melakukan penyuluhan
secara intensif.
Kata Kunci: Praktek jual beli tanah yang belum Bersertifikat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 13 Feb 2020 06:08 |
| Last Modified: | 13 Feb 2020 06:08 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15984 |
