Lenawati, Maria Nova (2019) Rekonstruksi Kode Etik Notaris Yang Berbasis Hukum Progresif. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
![]() |
Text
Cover.pdf |
![]() |
Text
Daftarisi.pdf |
![]() |
Text
Abstrak.pdf |
![]() |
Text
Daftarisi.pdf |
![]() |
Text
publikasi.pdf |
![]() |
Text
babI.pdf |
![]() |
Text
babII.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
babIII.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
babIV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
babV.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
babVI.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
daftar_pustaka.pdf |
Abstract
Kode etik bagi profesi notaris sangat diperlukan untuk menjaga kualitas
pelayanan hukum kepada masyarakat. Ikatan Notaris Indonesia (INI) sebagai satusatunya
organisasi profesi yang diakui kebenarannya sesuai dengan UU No. 30
Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris yang telah diperbarui dengan UU No. 2
Tahun 2014 tentang Perubahan atas UUJN Tahun 2004. Pelayanan yang paling
tepat untuk notaris adalah pelayanan yang berpedoman pada kode etik notaris
yang telah disahkan dan disepakati. Kode etik dibentuk dengan tujuan agar suatu
profesi dapat dijalankn secara professional dengan motivasi dan orientasi pada
keterampilan intelektual serta berargumentasi secara rasional dan kritis serta
menjunjung tinggi nilai-nilai moral. Untuk melindungi kepentingan masyarakat
umum dan menjamin pelaksanaan jabatan notaris yang dipercayakan oleh undangundang
dan masyarakat umum, maka terdapat pengaturan secara hukum mengenai
pengawasan terhadap pelaksanaan jabatan notaris. Adanya kode etik menjadi
terjaminnya kepentingan masyarakat sehingga memperkuat kepercayaan
masyarakat.
Paradigma penelitian yang digunakan adalah paradigm konstruktivisme
asumsi berdasarkan permasalahan-permasalahan yang diajukan. Tipe penelitian
kualitatif yaitu deskriftif analisis. Metode pendekatan yuridis empiris. Jenis data
yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari bahan hukum primer,
bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data
melalui wawancara dan studi kepustakaan. Teknik pengolahan data secara
deduktif dan analisis data dilakukan dengan metode pendekatan deskriptif
kualitatif.
Hasil dari penelitian ini adalah (1) Profesi notaris diharapkan dapat
berperan dalam menegakkan, melindungi dan memenuhi hak asasi manusia di
Indonesia, serta mampu mempertahankan dan menegakkan nilai-nilai kebenaran
dan keadilan sebagai instrument kesejahteraan dan kebahagiaan manusia; (2)
Pengawasan yang lemah dan tidak diterapkannya sanksi yang keras terhadap
pelaku pelanggaran kode etik mengakibatkan kegiatan melanggar kode etik suatu
hal yang harus dimaklumi. Pelanggaran-pelanggaran kode etik yang dilakukan
oleh beberapa notaris dalam menjalankan jabatannya sebagai notaris tidak hanya
akan merugikan notaris itu sendiri namun dapat juga merugikan organisasi
profesi, masyarakat dan negara; (3) Rekonstruksi ideal terhadap kode etik notaris
dalam menjalankan jabatan notaris yang berbasis hukum progresif mengacu pada
normativitas (aturan/pasal) yang merupakan kredo atau pegangan suci bagi
Notaris dalam menjalankan tugas dan jabatan. Pasal-pasal dalam kode etik tidak
hanya dimengerti oleh setiap notaris akan tetapi benar-benar harus diterapkan.
Kata Kunci: Notaris, Kode Etik Notaris, Kode Etik Berbasis Hukum Progresif
Dosen Pembimbing: | Gunarto, Gunarto and Mashdurohatun, Anis | nidn0605036205, nidn0631126401 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Doctoral) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Program Doktor Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 27 Jan 2020 07:32 |
Last Modified: | 27 Jan 2020 07:32 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |