Trisnani, Dina Harindra (2019) PENERAPAN KODE ETIK NOTARIS DAN KODE ETIK IPPAT TERHADAP PELANGGARNYA DI KOTA SEMARANG. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
Daftarisi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (394kB)
Text
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (637kB)
Text
publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (619kB)
Text
babI.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (8MB)
Text
babII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (7MB)
Text
babIII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (16MB)
Text
babIV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (677kB)
Text
babV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (81kB)
Text
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (81kB)
Text
daftar_pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : 1) Menganalisis penerapan kode etik Notaris dan kode etik PPAT di Semarang. 2) Menganalisis kendala-kendala yang timbul di lapangan terkait dengan penerapan kode etik Notaris dan kode etik PPAT. 3) Menganalisis konsep yang ideal dalam penerapan kode etik Notaris dan PPAT saat ini.
Jenis penelitian adalah penelitian hukum yuridis sosiologis dan bersifat deskriptif analitis. Adapun metode penelitian menggunakan metode wawancara dan studi pustaka. Analisis penelitian secara kualitatif yang dianalisis dengan teori kewenangan dan teori penegakan kode etik.
Berdasarkan hasil penelitian data disimpulkan bahwa: 1) Penerapan kode etik Notaris dan kode etik PPAT oleh INI dan IPPAT di Kota Semarang belum sepenuhnya berjalan dengan maksimal, karena masih bersifat bersifat fungsional saja, dalam arti hanya memberikan pembinaan dan pengawasan dalam melaksanakan jabatannya. 2) Pada dasarnya kendala yang dihadapi ada pada pada tahap pengawasan dan meningkatkan kesadaran baik notaris maupun PPAT untuk tetap menjalankan kode etik profesinya dengan baik dan penuh tanggung jawab, adanya keinginan untuk mendapatkan keuntungan (profit) yang besar dari jasa notaris dan PPAT serta terjadinya persaingan yang menjurus pada arah negatif terkait jasa notaris dan PPAT. 3) Konsep penegakan kode etik Notaris dan PPAT agar berjalan sesuai dengan idealnya adalah dengan meningkatkan peran serta tanggungjawab dalam melakukan pengawasan terhadap serta memberikan sanksi kepada notaris yang melakukan pelanggaran etik, maka perkumpulan menjadi suatu yang memiliki peranan sentral dan sangat dibutuhkan.

Kata Kunci : Notaris, Pejabat Pembuat Akta Tanah, Kode Etik

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Date Deposited: 24 Jan 2020 06:51
Last Modified: 24 Jan 2020 06:51
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15489

Actions (login required)

View Item
View Item