HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENERAPAN SELF CARE PADA KLIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGETAYU SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Bab VI.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang perlu mendapat perhatian lebih, oleh karenanya dibuatlah inovasi dalam bentuk penerapan self care hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penerapan self care di Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional.Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner. Jumlah responden 132 dengan teknik Quota Sampling. Pengolahan data menggunakan uji gamma. Hasil: Penelitian menunjukkan 37,1% responden berusia 36–45 tahun, 53,8% responden berjenis kelamin perempuan, 51,5% responden mengalami hipertensi derajat 1, 73,5% responden mendapatkan dukungan keluarga baik, 70,5% responden menerapkan self care baik, 86 responden mendapatkan dukungan keluarga baik dengan penerapan self care baik, 8 responden mendapatkan dukungan keluarga cukup dengan penerapan self care cukup dan 15 responden mendapatkan dukungan keluarga buruk dengan penerapan self care buruk. Simpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan penerapan self care pada klien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu Semarang. Nilai p-value 0,000 p-value <0,05 dan nilai (r) 0,947.
Kata kunci: Dukungan keluarga, Penerapan self care, Hipertensi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
