Prihandini, Hindina Putri (2019) HUBUNGAN SPIRITUAL WELL-BEING DENGAN KEPATUHAN TERAPI HEMODIALISA PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (481kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (83kB)
[thumbnail of Publikasi.pdf] Text
Publikasi.pdf

| Download (282kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

| Download (18kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

| Download (305kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

| Download (171kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (126kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (191kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (268kB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (115kB)
[thumbnail of Bab VI.pdf] Text
Bab VI.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (8kB)

Abstract

Latar Belakang: Spiritual well-being terdiri dari kehidupan batin individu dan hubungannya dengan dunia yang lebih luas, lingkungan, orang lain dan dengan diri sendiri. Kepatuhan ialah tingkatan perilaku pada seseorang yang mendapatkan terapi pengobatan, restriksi mengikuti diet, dan melaksanakan gaya hidup sesuai dengan saran pemberi pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan spiritual well-being dengan kepatuhan terapi hemodialisa pasien penyait ginjal kronik di RSI Sultan Agung Semarang. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif cross sectional. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dari 70 responden dengan teknik total sampling. Data diolah menggunakan uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil analisa responden memiliki karakteristik umur 46-55 (51,4%), (58,6%) berjenis kelamin laki-laki. Pendidikan terakhir SMA (31,4%). Lama menjalani hemodialisa selama 1-5 tahun (64,3%). Hasil penelitian menunjukkan (71,4%) dengan kategori spiritual well-being baik, kategori spiritual well-being buruk (28,6%). Pada kepatuhan dengan kategori patuh (60,0%) dan tidak patuh( 40,0%). Simpulan: Ada hubungan antara spiritual well-being dengan kepatuhan terapi hemodialisa pasien penyakit ginjal kronik dengan nilai p value = 0,002.

Kata kunci: Spiritual Well-being, Kepatuhan Terapi Hemodialisa, Penyakit Ginjal Kronik

Dosen Pembimbing: Setyawati, Retno and Janitra, Fitria Endah | nidn0613067403, nidn0613028605
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 09 Jan 2020 06:12
Last Modified: 09 Jan 2020 06:12
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/14571

Actions (login required)

View Item View Item