Perencanaan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Wilayah Semarang Barat
Berkas Tugas Akhir
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok yang tidak dapat dipisahkan dari makhluk hidup, sehingga ketersediaannya amatlah penting. Salah satu cara untuk memperoleh air bersih adalah dengan memanfaatkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, PDAM daerah Semarang harus menyediakan kebutuhan air bersih yang baik agar persediaan air tetap terjaga. Sehingga dapat oleh masyarakat secara aman dari aspek kualitas, kuantitas dan kontinuitas.
Untuk melakukan perencanaan ini, diperlukan berbagai data untuk mendukung perencanaan ini. Setelah itu data-data tersebut dianalisis dengan berbagai cara. Seperti data kependudukan dianalisis menggunakan 3 metode, metode aritmatika, metode geometrik dan metode least square. Kemudian pemilihan metode yang digunakan adalah dengan menghitung nilai koefisiensi korelasi mendekati 1 atau -1.
Hasil analisi didapatkan bahwa proyeksi penduduk hingga tahun 2028 mencapai 368.905 jiwa. Dengan debit andalan dari sungai Kreo yang bersumber dari bendungan Jatibarang sebesar 4,4996 m3/det sudah mampu mencukupi kebutuhan air pada 3 Kecamatan tersebut, yaitu Kecamatan Semarang Barat, Kecamatan Tugu dan Kecamatan Ngaliyan.
Kata kunci : Semarang Barat, PDAM, kependudukan, curah hujan, pipa, kehilangan energi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
