ARIYA FIRDAUS, MUHAMMAD (2018) Analisis Kinerja Ruas Jalan Jatingaleh Semarang Pasca Dioperasikannya Underpass Jatingaleh. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (244kB)
Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (231kB)
Daftar Isi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (254kB)
Bab I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (327kB)
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (3MB)
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (469kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (823kB)
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (2MB)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (340kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (3MB)
Abstract
Kawasan Jatingaleh Semarang merupakan kawasan Semarang selatan, jalan Setia Budi sampai jalan Teuku Umar merupakan jalur utama yang menghubungkan Semerang kota, Banyumanik, Tembalang dan kawasan Semarang selatan, pada jam puncak jalan utama jalan Setia Budi sampai dengan jalan Teuku Umar sering mengalami kepadatan lalu lintas dan kemacetan, dengan pertumbuhan penduduk tiap tahun yang meningkat dan aktifitas di sekitar kawasan Jatingaleh yang ramai, pasar perkantoran sekolah kondisi ini memaksa pemerintah kota Semarang untuk membangun Underpass Jatingaleh, untuk mengatasi permasalahan-permasalahan lalu lintas di kawasan Jatingaleh.
Metode pengambilan data yang digunakan yaitu dengan survei lalu lintas (traffic counting) dan hambatan samping, data sekunder yang digunakan yaitu gambar DED (Detail Engineering Design) Underpass Jatingaleh, untuk mengevaluasi setiap ruas jalan di kawasan Jatingaleh Semarang.
Hasil penelitian menujukan pada jalur luar segmen 4, segmen 5 dan segmen 6 memiliki nilai derajat kejenuhan (DS) yang tinggi, derajat kejenuhan tertinggi pada Jl. Teuku Umar segmen 5 jalur kiri luar jam puncak pagi dengan nilai derajat kejenuhan (DS) 1,13 sehingga jalur luar belum maksimal melayani arus lalu lintas. Metode simpang yang digunakan simpang tak bersinyal dengan nilai tundaan (D) simpang terbesar yaitu simpang Kesatrian sebesar 8,64 detik/smp dengan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,65, geometrik u-turn sudah sesuai dengan standar peraturan yang berlaku.
Kata kunci : evaluasi, underpass, derajat kejenuhan, tundaan dan geometrik
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik Fakultas Teknik > Mahasiswa FT - Skripsi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 06 Jan 2020 05:59 |
| Last Modified: | 06 Jan 2020 05:59 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/14399 |
