library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERNIKAHAN DINI DALAM PERSPEKTIF FIKIH DAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK (BERDASARKAN KONSEP MAQASID SYARIAH)

Detail Tugas Akhir

PERNIKAHAN DINI DALAM PERSPEKTIF FIKIH DAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK (BERDASARKAN KONSEP MAQASID SYARIAH)

Anam, M. Afshohul (2019) PERNIKAHAN DINI DALAM PERSPEKTIF FIKIH DAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK (BERDASARKAN KONSEP MAQASID SYARIAH). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Cover.pdf
PDF
Text
Abstrak.pdf
PDF
Text
Publikasi.pdf
PDF
Text
Daftar Isi.pdf
PDF
Text
Daftar Pustaka.pdf
PDF
Text
Lampiran.pdf
PDF
Text
Bab I.pdf
PDF
Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (722kB)
PDF
Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (688kB)
PDF
Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (602kB)
PDF
Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (133kB)

Abstract

Permbatasan usia pernikahan dini dalam Kompilasi Hukum Islam merupakan ketentuan yang bersifat ijtihâdy. Dengan metode maqasid syari’ah, ulama Indonesia mencoba menarik suatu kebaikan dari dibatasinya usia bagi pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan. Namun belakangan ini, terdapat beberapa usulan yang disampaikan oleh beberapa pihak terkait relevansi batasan usia nikah. Berangkat dari latar belakang tersebut, dalam jurnal penelitian ini pernikahan dini akan diteliti menurut padangan fikih dan Undang-Undang perlindung anak No. 22 Tahun 2003,dengan menggunakan metode maqasid syari’ah agar dapat diketahui apakah batasan usia nikah dalam Kompilasi Hukum Islam sudah merupakan mashlahah ataukah belum. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan teknik dokumentasi. Setelah mendapatkan data yang diperlukan, maka data tersebut dianalisis dengan metode analisis komparatif. Dari penelitian ini, yang dapat disimpulkan adalah bahwa jika dilihat dengan perspektif fikih, pembatasan usia nikah 19 tahun bagi laki-laki dan 16 tahun bagi perempuan sudah merupakan mashlahah, karena tidak bertetangan dengan nash dan tidak ada nash khusus yang bisa dijadikan kiblat untuk ber-qiyâs. Sedangkan jika dilihat dari konsep maqasid syariah, hal ini masuk dalam kategori mashlahah mulghah karena di dalamnya mengandung mafsadah yakni kehamilan pasca menikah di usia muda membahayakan keselamatan ibu dan bayi. Selain itu, usia laki-laki 19 tahun dan perempuan 16 tahun merupakan usia yang belum ideal dan belum dianggap dewasa. Sehingga jika pernikahan dilangsungkan pada ranah usia tersebut, dampak yang mungkin terjadi adalah adanya instabilitas dalam keberlangsungan kehidupan rumah tangga.

Kata kunci : pernikahan dini fikih,Undang-Undang,KHI, maqasid syari’ah

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Mahasiswa FAI - Skripsi Syari'ah (Ahwal Syakhshiyah)
Date Deposited 20 Dec 2019 06:17
Last Modified 20 Dec 2019 06:17
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/14125

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints