NABILAH, LULUK (2018) PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK TUNAGRAHITA KELAS 5 DI SDLB-C WIDYA BHAKTI SEMARANG TAHUN AJARAN 2018/2019. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (11kB)
[thumbnail of Pernyataan_publikasi.pdf] Text
Pernyataan_publikasi.pdf

| Download (280kB)
[thumbnail of Daftarisi.pdf] Text
Daftarisi.pdf

| Download (194kB)
[thumbnail of BabI.pdf] Text
BabI.pdf

| Download (36kB)
[thumbnail of BabII.pdf] Text
BabII.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (456kB)
[thumbnail of BabIII.pdf] Text
BabIII.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (140kB)
[thumbnail of BabIV.pdf] Text
BabIV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (16kB)
[thumbnail of BabV.pdf] Text
BabV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (9kB)
[thumbnail of Daftar_pustaka.pdf] Text
Daftar_pustaka.pdf

| Download (11kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

| Download (6MB)

Abstract

Pendidikan adalah hak untuk semua manusia. Baik manusia normal ataupun
manusia memiliki kelainan. Pendidikan tidak hanya berkutat dalam hal duniawi
saja akan tetapi juga ada pendidikan akhirat. Pendidikan agama islam adalah
pendidikan yang berorientasi pada kehidupan akhirat. Tentunya dalam
memberikan pendidikan agama islam ini menggunakan sistem pembelajaran yang
tepat dan efisien. Yang termasuk kedalam pembelajaran adalah : strategi, materi,
metode dan media. Semua point tersebut sebagai sub sub yang terdapat dalam
pembelajaran. pendidikan agama islam juga termasuk kedalam salah satu
pendidikan yang harus diterima oleh anak berkelainan yaitu anak tunagrahita.
Bukan menjadi hal yang tidak mungkin untuk anak berkelainan paham dan
mengerti pendidikan berorientasi akhirat ini.
Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif (field research) dengan
menggunakan pendekatan deskriptif yang dilakukan di SDLB-C Widya Bhakti
Semarang pada bulan Agustus sampai September tahun 2018. Subjek dari
penelitian ini adalah Guru PAI kelas V SD. Pengumpulan datanya dengan
menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian
dianalisis dengan menggunakan metode analisis interaktif yaitu reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa pelaksanaan pemnelajaran pendidikan agama islam ini guru menggunakan
metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi. Serta menganut pada strategi
ekspositori. Proses pembelajaran diawali dengan melihat RPP yang masih
berbentuk KTSP milik guru sebelumnya dan melengkapi dengan mencari
diinternet. Tahap pelaksanaan ibu Hastutik menerapkan metode dan
menyampaikan materi dengan santai sehingga anak didik tidak merasa tertekan
saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. Tahap evaluasi ibu Hastutik
memberikan ulangan ringan oleh setiap individu baik secara bersama-sama atau
individu, evaluasi harian ini ditujukan untuk melihat bagaimana perkembangan
anak didik dari waktu ke waktu. Evaluasi ini juga diadakan pada tengah semester
dan akhir semester.

Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Pembelajaran, Anak Tunagrahita
xi

ABSTRACT
Luluk Nabilah. 2018. Implementation of Islamic Education Learning for Mentally
Retarded Children Class V in Widya Bhakti SDLB-C Semarang Academic Year
2018-1919. Islamic education. Tarbiyah Department. Islamic Faculty of Religion.
Sultan Agung Islamic University Semarang. Supervisor: Toha Makhshun S.Pd.,
M.Pd.,

Education is the right for all humans. Both normal humans and humans have
abnormalities. Education not only dwells on worldly matters but also there is
education hereafter. Islamic religious education is education oriented to the
afterlife. Of course, in providing Islamic religious education it uses an appropriate
and efficient learning system. Included in learning are: strategies, materials,
methods and media. All of these points are as sub-sub-items in learning. Islamic
religious education is also included in one of the education that must be accepted
by children with disabilities namely mentally retarded children. It is not
impossible for children with disabilities and understanding of this afterlifeoriented
education.

This
study
is
included
in
qualitative
research

(field research) using a descriptive
approach conducted in SDLB-C Widya Bhakti Semarang in August to September
2018. The subjects of this study were PAI Teachers in grade V SD. Collecting
data using interview, observation and documentation methods. Then analyzed
using interactive analysis methods namely data reduction, data presentation and
conclusion drawing. The results of this study indicate that the implementation of
Islamic religious education teaching uses the lecture method, question and answer
and demonstration. As well as adhering to the expository strategy. The learning
process begins with seeing the RPP that is still in the form of KTSP belonging to
the previous teacher and completing it by searching the internet. Hastutik's
mother's implementation phase applies the method and delivers the material
casually so that students do not feel pressured during the teaching and learning
activities. Hastutik's mother's evaluation phase gives each individual a light
repetition together or individually, this daily evaluation is intended to see how
students develop from time to time. This evaluation is also held in the middle of
the semester and the end of the semester.

Keywords: Islamic Education, Learning, Mentally Disabled Children

Dosen Pembimbing: Sarjuni, Sarjuni | nidn0623066901
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Tarbiyah (Pendidikan Agama Islam)
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 19 Nov 2019 07:12
Last Modified: 19 Nov 2019 07:12
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/13522

Actions (login required)

View Item View Item