PENDAPAT MAHASISWI UNISSULA TENTANG MAHAR HAFALAN SURAT AR-RAHMAN DALAM PERKAWINAN (STUDI PERSPEKTIF KEMASLAHATAN)
Berkas Tugas Akhir
BabII.pdf
Restricted to Registered users only
BabIII.pdf
Restricted to Registered users only
BabIV.pdf
Restricted to Registered users only
BabV.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pada umumnya mahar yang berlaku di masyarakat berbentuk materi atau uang. Maksud diberikannya mahar tersebut bertujuan agar calon istri bisa menggunakan mahar yang diberikan calon suami ketika keluarga dalam kondisi darurat baik ekonomi atau musibah yang dapat mengancam keharmonisan rumah tangga. Seiring dengan kemampuan ekonomi seseorang, mahar bisa berganti dari materi atau uang menjadibacaan surat al-Quran, contohnya hafalan surat ar-Rahman. Dengan berlakunya mahar hafalan surat ar-Rahman persoalan-persoalan pun pasti akan muncul, seperti wujud kepemilikan perempuan terhadap mahar dan tinjauan mahar hafalan surat ar-Rahman dari segi kemaslahatan. Sumber data penelitian lapangan ini berasal dari mahasiswi Unissula. Dalam proses pengumpulan data, penulis menggunkan teknik wawancara sehingga data yang diperoleh berupa pengertian mahar, setuju atau tidaknya responden diberi mahar hafalan surat ar-Rahman dan idealnya mahar. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu bertujuan mendeskripsikan pendapat-pendapat mahasiswi Unissula tentang mahar hafalan surat ar-Rahman, serta menggunakan pola pikir deduktif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa mahar hafalan surat ar-Rahman memiliki sisi kemaslahatan dalam berlangsungnya sebuah pernikahan. Namun, ada baiknya selain memberikan mahar hafalan surat ar-Rahman juga memberikan mahar berupa materi walaupun sedikit.
Kata kunci: Mahar, kemaslahatan
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
