MUNANDAR, RIZAL ARIS (2018) Proses Penyidikan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Yang Dilakukan Oleh Anak (Studi Kasus Di Polsek Wedarijaksa Resor Pati). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (681kB)
[thumbnail of Daftarisi.pdf] Text
Daftarisi.pdf

| Download (39kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (48kB)
[thumbnail of pernyataan_publikasi.pdf] Text
pernyataan_publikasi.pdf

| Download (379kB)
[thumbnail of babI.pdf] Text
babI.pdf

| Download (111kB)
[thumbnail of babII.pdf] Text
babII.pdf
Restricted to Repository staff only

| Download (349kB)
[thumbnail of babIII.pdf] Text
babIII.pdf
Restricted to Repository staff only

| Download (165kB)
[thumbnail of babIV.pdf] Text
babIV.pdf
Restricted to Repository staff only

| Download (50kB)
[thumbnail of daftar_pustaka.pdf] Text
daftar_pustaka.pdf

| Download (94kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf

| Download (493kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui proses penyidikan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh anak diwilayah hukum Polsek Wedarijaksa Resor Pati dan kendala yang menghambat pihak kepolisian dalam melakukan proses penyidikan tindak pidana Penganiayaan yang dilakukan oleh anak diwilayah hukum Polsek Wedarijaksa Resor Pati.
Berdasarkan analisis terhadap data dan fakta penulis berkesimpulan bahwa proses penyidikan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh anak diwilayah hukum Polsek Wedarijaksa Resor Pati belum terlaksana sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem Peradilan Pidana Anak. Hal ini disebabkan karena kurangnya dukungan sumber daya manusia yang memadai serta partisipasi masyarakat yang masih lemah dalam pelaksanaan diversi. Kendala yang menghambat pihak kepolisian dalam melakukan proses penyidikan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh anak diwilayah hukum Polsek Wedarijaksa Resor pati meliputi kurangnya Sumber Daya Manusia, kurangnya kesadaran orang tua atau pihak korban terkait mengenai diversi, serta lemahnya bantuan hukum yang dilakukan pengacara dan badan pemasyarakatan anak dalam melakukan upaya diversi.
Saran penulis adalah perlu dilakukan pelatihan proses peradilan terhadap anak bagi penyidik-penyidik yang ada disetiap polsek dikota Pati agar setiap perkara yang melibatkan anak nakal tidak tidak terpusat pada Polres saja, melainkan polsek juga dapat melaksanakan fungsinya dalam melakukan diversi. Dukungan pemerintah dalam melakukan peningkatan kesadaran masyarakat terkait dengan diversi ini harus lebih ditingkatkan dalam bentuk sosialisasi. Selain itu, perlu dilakukan penyadaran terhadap Advokat dan badan pemasyarakatan agar bertindak sepenuh hati dalam membantu kepolisian mengupayakan diversi pada perkara tindak pidana yang dilakukan anak nakal.

Kata kunci : Penyidikan, Penganiayaan, Anak.

Dosen Pembimbing: Maerani, Ira Alia | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 11 Nov 2019 02:26
Last Modified: 11 Nov 2019 02:26
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12945

Actions (login required)

View Item View Item