MARTONO, KHUSEN (2018) PENYIDIKAN TINDAK PIDANA MIGAS DI POLRES PURWOREJO. Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

| Preview Download (131kB)
[thumbnail of babI.pdf]
Preview
Text
babI.pdf

| Preview Download (313kB)
[thumbnail of babII.pdf] Text
babII.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (217kB)
[thumbnail of babIII.pdf] Text
babIII.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (315kB)
[thumbnail of babIV.pdf] Text
babIV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (130kB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

| Preview Download (361kB)
[thumbnail of daftar_pustaka.pdf]
Preview
Text
daftar_pustaka.pdf

| Preview Download (53kB)
[thumbnail of Daftarisi.pdf]
Preview
Text
Daftarisi.pdf

| Preview Download (252kB)
[thumbnail of pernyataan_publikasi.pdf]
Preview
Text
pernyataan_publikasi.pdf

| Preview Download (229kB)

Abstract

ABSTRAK

Tujuan dari penulisan tesis ini adalan untuk menganalisis penyidikan tindak pidana Migas di Polres Purworejo , Untuk menganalisis proses hukum tindak pidana migas di Pengadilan Negeri Purworejo dan untuk menganalisis kebijakan pengangkutan migas di Kabupaten Purworejo
Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan yuridis sosiologis. Penelitian hukum yuridis sosiologis yaitu penelitian yang mengkaji perilaku masyarakat yang timbul akibat berinteraksi dengan sistem norma yang ada. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori keadilan hukum dan teori bekerjanya hukum. Analogi kasus ini terdiri tindak pidana, ijin pengangkutan, spesifikasi pom bensin mini, keamanan tranportasi pengangkutan dan kebutuhan masyarakat. Tindak pidana pengangkutan Bahan Bakar Minyak / BBM ini akan ditinjau dari beberapa aspek untuk memperoleh keadilan hukum.
Didalam penyidikan, penuntutan, dan sidang putusan kasus pengangkutan BBM, penyidik dan hakim menggunakan perspektif hukum berlandaskan Undang – Undang maupun aturan resmi dalam memutus perkara. Hampir seluruh kasus yang menyangkut kasus pengangkutan divonis hukuman. Didalam penjatuhan hukuman ini penyidik dan Hakim menggunakan Undang – Undang No 22 Tahun 2011 Tentang Minyak dan Gas. Penyalahgunakan izin pengangkutan harus disikapi dengan aturan hukum berlaku dan keadilan hukum di masyarakat. Aspek hukum menjadi sebuah tuntutan resmi untuk memberikan rasa keamanan bagi masyarakat. Untuk menyikapi kasus ini Pemerintah Pusat / daerah maupaun swasta (Pertamina) harus segera membuat regulasi untuk mengatur keberadaan pom bensin mini / pengecer dan regulasi pengaturan sistem pengangkutan ini.

Kata Kunci : tindak pidana, ijin pengangkutan dan keadilan hukum

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 30 Apr 2019 01:32
Last Modified: 30 Apr 2019 01:32
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12056

Actions (login required)

View Item View Item