WARDANI, MOCHAMMAD IPNU (2018) PROSEDUR PELAKSANAAN DIVERSI DALAM PENYIDIKAN TERHADAP PERKARA KECELAKAAN LALU-LINTAS ANAK DI POLRES PURWOREJO. Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

Text
Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (90kB)
Text
babI.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (434kB)
Text
babII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (405kB)
Text
babIII.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (217kB)
Text
babIV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (88kB)
Text
Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (367kB)
Text
daftar_pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (196kB)
Text
Daftarisi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (91kB)
Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (252kB)

Abstract

ABSTRAK

Kepolisian sebagai penyidik dalam penyelesaian perkara kecelakaan lalu-lintas anak ditingkat penyidikan diwajibkan untuk melakukan upaya diversi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis prosedur pelaksanaan diversi dalam penyidikan terhadap perkara kecelakaan lalu-lintas anak di Polres Purworejo dan untuk mengetahui hambatan prosedur pelaksanaan diversi dalam penyidikan terhadap perkara kecelakaan lalu-lintas anak di Polres Purworejo serta untuk mengetahui solusi yang dilakukan dalam mengatasi hambatan prosedur pelaksanaan diversi dalam penyidikan terhadap perkara kecelakaan lalu-lintas anak di Polres Purworejo.
Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, studi dokumenter dan wawancara. Metode analisis data menggunakan analisa. deskriptif kualitatif.Sebagai pisau analisis digunakan teori bekerjanya hukum dan teori pertanggunjawaban pidana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pelaksanaan diversi dalam penyidikan perkara kecelakaan lalu-lintas anak di Polres Purworejo sudah sesuai dengan ketentuan yang ada dalam UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Penyidik mengupayakan prosedur pelaksanaan diversi dalam waktu paling lama tujuh hari setelah penyidikan dimulai, dilaksanakan paling lama tiga puluh hari setelah dimulainya diversi. Dan menyampaikan berita acara diversi beserta kesepakatan diversi kepada ketua pengadilan negeri untuk dibuat penetapan. Hambatan yang ditemui penyidik dalam prosedur pelaksanaan diversi dalam penyidikan perkara kecelakaan lalu-lintas anak di Polres Purworejo adalah proses diversi tidak menghasilkan kesepakatan atau kesepakatan diversi tidak dilaksanakan selain itu belum terbentuknya beberapa infrastruktur penunjang pelaksanaan UU SPPA, diantaranya belum adanya BAPAS (Balai Pemasyarakatan) di wilayah Purworejo. Untuk mengatasi hambatan tersebut, penyidik melakukan pemahaman kepadakeluarga korban mengenai kewajiban penyidik mengupayakan diversi terhadapperkara anak yang berhadapan dengan hukum, menggandeng BAPAS Purwokerto dan melakukan koordinasi supaya proses diversi dapat selesai sesuai waktu yang ditentukan oleh Undang-Undang dikarenakan jarak tempuh yang cukup jauh. Dan apabila tidak terjadi kesepakatan diversi maka kasus dilimpahkan ke Kejaksaan.

Kata kunci : prosedur pelaksanaan diversi, penyidikan perkara pidana anak, kecelakaan lalu-lintas.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Date Deposited: 30 Apr 2019 01:31
Last Modified: 30 Apr 2019 01:31
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/12043

Actions (login required)

View Item
View Item