HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN SIKAP KESEHATAN REPRODUKSI PADA MAHASISWA NON KESEHATAN (Studi Observasional Cross Sectional pada Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang)
Berkas Tugas Akhir
Cover.pdf
Restricted to Registered users only
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Daftar Isi.pdf
Restricted to Registered users only
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only
Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pengetahuan kesehatan reproduksi bagi remaja sangat penting, hal ini bertujuan sebagai bekal pencegahan dan perlindungan diri dari perilaku seksual berisiko dan perilaku berisiko lainnya. Mahasiswa merupakan masa peralihan antara remaja akhir menuju kedewasaan dimana merupakan usia kematangan seksualnya mencapai kondisi puncaknya. Mahasiswa kesehatan mendapat materi mengenai kesehatan reproduksi dalam kurikulumnya, sedangkan mahasiswa non kesehatan tidak mendapatkan informasi mengenai hal tersebut dalam kurikulumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap kesehatan reproduksi pada mahasiswa non kesehatan
Metode penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional dan data diperoleh dari kuesioner pengetahuan dan sikap terhadap kesehatan reproduksi pada 44 mahasiswa non kesehatan di Universitas Islam Sultan Agung. Selanjutnya data diuji dengan uji Chi Square untuk mengetahui hubungan antar variabel.
Usia terbanyak pada usia 21 tahun sebanyak 14 orang (31,8%) sedangkan usia paling muda pada usia 18 tahun sebanyak 2 orang (4,5%). Jenis kelamin laki-laki sebanyak 26 orang (59,1%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 18 orang (40,9%). Pengetahuan responden tentang kesehatan reproduksi yang kurang sebanyak 34%, cukup 18,2% dan yang baik 47,7%. Sikap kesehatan reproduksi responden yang positif 65,9% dan yang negatif 34,1%. Hasil analisa dengan chi-square diperoleh p value 0,032 (<0,05).
Kesimpulan penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap kesehatan reproduksi pada mahasiswa non kesehatan.
Kata Kunci : Kesehatan reproduksi, mahasiswa, pengetahuan, sikap
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
