Putri, Rikhi Mahardhika (2018) PERANAN INTERPOL DALAM EKSTRADISI PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI MUHAMMAD NAZARUDDIN. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.
1.COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (611kB)
2.ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (219kB)
3.DAFTAR ISI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (215kB)
4.BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (320kB)
5.BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (518kB)
6.BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (492kB)
7.BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (217kB)
8.DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (230kB)
Abstract
Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui peranan Interpol dalam proses penangkapan dan penyerahan M. Nazaruddin sebagai pelaku tindak pidana korupsi oleh Interpol melalui ekstradisi. Rumusan masalah yang diajukan yaitu : 1) Bagaimana proses Ekstradisi di dalam kasus korupsi Muhammad Nazaruddin? 2) Bagaimana peranan Interpol dalam proses pencarian dan penangkapan Muhammad Nazaruddin? Penelitian ini termasuk penelitian yuridis normatif. Data penelitian dikumpulkan secara pengamatan suatu referensi melalui library seacrh. Analisi dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa : 1) Peran Interpol dalam proses pencarian dan penangkapan tindak pidana korupsi Muhammad Nazaruddin sangat besar karena NCB Indonesia bekerja dengan baik dan efektif di dalam Interpol. Bantuan juga diberikan oleh Interpol melalui NCB negara anggota yaitu NCB Dominika dan NCB Kolombia atas dasar hubungan baik dan red notice yang telah diterbitkan oleh NCB Indonesia atas nama Muhammad Nazaruddin kemudian disebarluaskan ke seluruh negara anggota Interpol. 2) Proses Deportasi dan Ekstradisi di dalam kasus Muhammad Nazaruddin sesuai dengan UNCAC (United Nation Conventions Againts Corruption) yang disahkan dalam UU Nomor 7 Tahun 2006 peluangnya sangan kecil karena prartik setiap negara berbeda-beda. Di Indonesia dalam menangani kasus tersangka korupsi melarikan diri ke luar negeri menggunakan cara ekstradisi, dikarenakan Indonesi tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Kolombia, maka Kolombia melakukan proses deportase dalam pemulangan Muhammad Nazaruddin dengan sebab Muhammad Nazaruddin menggunakan Illegal Travel Documents.
Kata kunci : Interpol, Ekstradisi, Deportasi, Tindak Pidana Korupsi, M.Nazaruddin, United Nation Conventions
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 30 Oct 2018 03:14 |
| Last Modified: | 30 Oct 2018 03:14 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/11835 |
