PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C DAN E TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT YANG DIPAPAR RADIASI SINAR-X
Berkas Tugas Akhir
1. Cover.pdf
Restricted to Registered users only
2. Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
3. Daftar Isi.pdf
Restricted to Registered users only
4. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
9. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Vitamin C dan E merupakan antioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas dengan cara menghambat reaksi berantai pembentukan radikal bebas yang dapat menimbulkan stress oksidatif yang mempengaruhi reproduksi pria terutama pada penurunan motilitas sperma. Radikal bebas dapat diakibatkan oleh radiasi sinar-X, dimana sinar-X mengakibatkan kerusakan pada molekuler, seluler, jaringan atau organ. Pemberian antioksidan berupa vitamin C dan E dapat mengurangi efek radikal bebas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin C dan E terhadap motilitas spermatozoa mencit yang dipapar radiasi sinar X.
Metode penelitian eksperimental dengan rancangan “Post Test Only Control Group Design” menggunakan 20 ekor mencit yang dibagi menjadi 4 kelompok secara acak. KK (radiasi sinar-X 25 mGy/hari tanpa pemberian vitamin), KP1 (vitamin C 0.26 mg/hari diberi 30 menit sebelum dipapar sinar-X 25 mGy/hari), KP2 (vitamin E 0.208 mg/hari diberi 30 menit sebelum dipapar sinar-X 25 mGy/hari), KP3 (kombinasi vitamin C 0.26 mg/hari dan vitamin E 0.208 mg/hari sebelum dipapar radiasi sinar-X 25 mGy/hari). Perlakuan diberikan selama 4 hari, dan di hari selanjutnya hingga hari ke 21 mencit hanya diberi pakan tanpa perlakuan apapun. Pada hari ke-22 mencit diterminasi dan diamati motilitas spermatozoa di mikroskop.
Rerata motilitas spermatozoa pada KK=22.6% ± 7.50; KP1=47.6% ± 8.11; KP2=56.0% ± 8.97; KP3=69.2% ± 7.98. Hasil uji Post Hoc LSD menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok KK dengan KP1 (p=0.000); KK dengan KP2 (p=0.000); KK dengan KP3 (p=0.000); KP1 dengan KP3 (p=0.001); KP2 dengan KP3 (p=0.021).
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian vitamin C dan E terhadap pencegahan efek paparan radiasi sinar-X terhadap motilitas spermatozoa mencit jantan (Mus musculus) galur Balb/C.
Kata kunci : radiasi sinar X, antioksidan, vitamin C, vitamin E, motilitas spermatozoa
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
