Pranowo, A`an Haries (2018) HUBUNGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TERHADAP LAMA RAWAT INAP PASIEN DENGUE HEMORRHAGIC FEVER - Studi Observasi Analitik di RSI Sultan Agung Semarang Perode Januari sampai Desember 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

Text
2. Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (97kB)
Text
8. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
4. BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
7. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
1. Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (404kB)
Text
3. Daftar Isi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
9. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
5. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
6. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever adalah penyakit yang disebabkan oleh karena infeksi virus. Penggunaan antibiotik pada DHF diberikan dengan indikasi infeksi sekunder yang terjadi akibat translokasi bakteri dari saluran cerna biasanya pada pasien Dengue syok Syndrome atau pada pasien DHF derajat III dan IV. Tidak rasionalnya peresepan antibiotik dapat menyebabkan resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik terhadap lama rawat inap pasien DHF.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik. Data peresepan antibiotik didapat dari 33 rekam medis pasien DHF usia 1-14 tahun yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Islam Sultan Agung bulan Januari-Desember tahun 2016. Rasionalitas penggunaan antibiotik dievaluasi menggunakan kriteria Gyssens dengan menggunakan aplikasi SPSS 16.0. Hubungan rasionalitas antibiotik dengan lama rawat inap dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney.
Hasil penelitian ini adalah terdapat 12,1% peresepan antibiotik rasional dan 87,9% irasional. Rerata lama rawat inap pada kelompok penggunaan antibiotik rasional sebesar 3.50 ± 0.58 hari dan irasional 4.24 ± 0.83 hari ( p = 0.029).
Rata-rata lama rawat inap pada kelompok penggunaan antibiotik rasional lebih pendek dibanding irasional. Penelitian ini menunjukkan bahwa rasionalitas penggunaan antibiotik memiliki hubungan yang bermakna dengan lama rawat inap pasien DHF.

Kata Kunci : antibiotik, DHF, Kriteria Gyssens, lama rawat inap, Semarang

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 30 May 2018 06:19
Last Modified: 30 May 2018 06:19
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/10860

Actions (login required)

View Item
View Item