Octanto, Syahrul (2017) UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOLIK KULIT RAMBUTAN (Nephelium lappaceumL.) TERHADAP Propionibacterium acnes (P.acnes)SECARA IN VITRO. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of ABSTRAK_1.pdf]
Preview
Text
ABSTRAK_1.pdf

| Preview Download (113kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI_1.pdf]
Preview
Text
DAFTAR ISI_1.pdf

| Preview Download (303kB)
[thumbnail of PUBLIKASI_1.pdf]
Preview
Text
PUBLIKASI_1.pdf

| Preview Download (339kB)
[thumbnail of COVER_1.pdf]
Preview
Text
COVER_1.pdf

| Preview Download (761kB)
[thumbnail of BAB I_1.pdf]
Preview
Text
BAB I_1.pdf

| Preview Download (119kB)
[thumbnail of BAB II_1.pdf] Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (274kB)
[thumbnail of BAB III_1.pdf] Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (248kB)
[thumbnail of BAB IV_1.pdf] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (266kB)
[thumbnail of BAB V_1.pdf] Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (113kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA_1.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf

| Preview Download (192kB)

Abstract

Salah satu penyakit kulit yang sering terjadi pada remaja dan dewasa saat ini adalah penyakit jerawat atau acne. Acne dapat disebabkan oleh bakteri, salah satunya yaitu bakteri Propionibacterium acnes (P.acnes). Penelitian sebelumnya menemukan adanya flavonoid pada kulit rambutan, diketahui flavonoid memiliki efektivitas antibakteri. Hingga saat ini belum ditemukan produk antiacne dari kulit rambutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanolik kulit rambutan terhadap P. Acnessecara in vitro, mengetahui perbedaan zona hambat P. acnes pada kelompok yang diberi ekstrak etanolik kulit rambutan dalam berbagai konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90% dan 100%.
Jenis penelitian ini eksperimental dengan pendekatanpost test only control group design.Uji efektivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran.Kemudian diamati zona bening yang terbentuk,zona tersebut diukur dengan menggunakan jangka sorong.
Hasilpenelitianmenunjukkanekstrak etanolik kulit rambutan dengan konsentrasi 10% sudah memiliki efektivitas antibakteri dengan daya hambat rata-rata 22,2 yang lebih besar dari kontrol positif yang memiliki daya hambat rata-rata 12,5 dan kosentrasi20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90% dan 100%memiliki efektivitas antibakteri dengan daya hambat rata-rata 22,5 mm, 24,5 mm, 26,3 mm, 28,4 mm, 30,4 mm, 32,3 mm, 34,3 mm, 36,3 mm dan 37,3 mm.
Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak etanolik kulit rambutan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100% memiliki efektivitas antibakteri terhadap P.acnes

Katakunci: Antibakteri, Kulit Rambutan(Nephelium lappaceum .L), P.acnes

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Farmasi > Farmasi
Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 25 Jul 2017 07:12
Last Modified: 25 Jul 2017 07:12
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/7415

Actions (login required)

View Item View Item