Putri, Anindita Septiana (2016) PERBANDINGAN EFEKTIFITAS ANTIFUNGI EKSTRAK DAUNSIRIH HIJAU (Piper betle L.) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS PADA PLAT AKRILIK. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran Gigi UNISSULA.

Text
1 Halaman Awal.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (113kB)
Text
5 Daftar Isi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (191kB)
Text
10 Intisari.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (156kB)
Text
11 BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (234kB)
Text
13 BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (441kB)
Text
12 BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (334kB)
Text
16 Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (228kB)
Text
14 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (375kB)
Text
15 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (204kB)

Abstract

Ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) dan ekstrak daun sirih hijau (Piper betleL.) mempengaruhi pertumbuhan Candida albicans.Pemberian ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) menghasilkan jumlah koloni Candida albicans lebih sedikit dibandingkan dengan pemberian ekstrak daun sirih hijau (Piper betleL.).
Daun sirih merah (Piper crocatum) dan daun sirih hijau (Piper betleL.) sering digunakan sebagai tanaman obat.Keduanya memiliki kandungan utama minyak atsiri.Daun sirih hijau (Piper betleL.) memiliki kandungan minyak atsiri lebih banyak dibanding daun sirih merah (Piper crocatum). Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan efektifitas antifungi ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) dengan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan Candida albicans pada plat akrilik.
Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratoris dengan jenis penelitian post control only groups design. Peneliti menggunakan sampel sebanyak 28 plat akrilik yang dibagi menjadi 7 kelompok yaitu kelompok akuades, ekstrak daun sirih merah konsentrasi 10%, ekstrak daun sirih merah konsentrasi 40%, ekstrak daun sirih merah konsentrasi 80%, ekstrak daun sirih hijau konsentrasi 10% ekstrak daun sirih hijau konsentrasi 40% dan ekstrak daun sirih hijau konsentrasi 80%. Uji daya hambat antifungi ekstrak daun sirih merah dan ekstrak daun sirih hijau terhadap Candida albicans diukur dengan menghitung jumlah koloni yang tumbuh pada media Sabouroud Dextroxe Agar yang diinkubasi selama 48 jam.
Berdasar uji Kruskal Wallis nilai signifikansi 0,000 (p<0.05) sehingga terdapat perbedaan secara bermakna antar kelompok perlakuan.Uji Mann Whitney didapatkan nilai signifikasi 0.021 (p<0,05) disimpulkan perbandingan antifungi pada konsentrasi 10% daya hambat daun sirih merah lebih besar dibandingkan konsentrasi 10% daun sirih hijau dan diatas presentase tersebut kemampuan dari bakterisid maksimal.
Ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) dan ekstrak daun sirih hijau (Piper betleL.) berbagai konsentrasi mempengaruhi pertumbuhan Candida albicans.

Kata kunci : daun sirih merah, daun sirih hijau, Candida albicans

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi
Fakultas Kedokteran Gigi > Mahasiswa FKG - Skripsi Pendidikan Dokter Gigi
Date Deposited: 20 Sep 2016 07:10
Last Modified: 20 Sep 2016 07:10
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5227

Actions (login required)

View Item
View Item