Annastacia M. K., Annastacia M. K. (2016) PENGARUH MUSIK KLASIK MOZART THESERENATA NOTTURNA, KV239 by WOLFGANG TERHADAP KECEMASAN PASIEN ODONTEKTOMI. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran Gigi UNISSULA.

[thumbnail of 1 Halaman Awal.pdf]
Preview
Text
1 Halaman Awal.pdf

| Preview Download (93kB)
[thumbnail of 5 Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
5 Daftar Isi.pdf

| Preview Download (104kB)
[thumbnail of 8 Intisari.pdf]
Preview
Text
8 Intisari.pdf

| Preview Download (92kB)
[thumbnail of 9 BAB 1.pdf] Text
9 BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (179kB)
[thumbnail of 10 BAB 2.pdf] Text
10 BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (263kB)
[thumbnail of 11 BAB 3.pdf] Text
11 BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (302kB)
[thumbnail of 12 BAB 4.pdf] Text
12 BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (206kB)
[thumbnail of 13 BAB 5.pdf] Text
13 BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (90kB)
[thumbnail of 14 Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
14 Daftar Pustaka.pdf

| Preview Download (186kB)

Abstract

Musik sebagai gelombang suara dapat meningkatkan suatu respon seperti peningkatan endorphin yang dapat mempengaruhi suasana hati dan dapat menurunkan kecemasan pasien. Aliran yang ideal untuk relaksasi dan meditasi adalah musik klasik. Jenis musik yang paling baik untuk mengurangi stress atau menciptakan lingkungan yang santai adalah pendengar yang menikmati jenis musik tersebut. Oleh arena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan kecemasan pasien dalam praktek kedokteran gigi terutama tindakan odontektomi yang membutuhkan pembedahan.
Metode penelitian ini berjenis eksperimental dengan rancangan pre post control group design. Sampel yang digunakan yaitu 12 subyek kelompok perlakuan yaitu diberikan terapi musik klasik Mozart The Serenatta Notturna KV 239 by Wolfgang dan 12 subyek kelompok kontrol yaitu tidak diberikan terapi musik klasik Mozart The Serenatta Notturna KV 239 by Wolfgang. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan Uji Independent T-Test uji beda untuk membandingkan rata-rata dua kelompok yang tidak berhubungan satu sama lain. Berdasarkan uji Shapiro Wilk yang telah dilakukan maka didapatkan semua data berdistribusi normal atau lebih besar dari 0,05. Musik Klasik Mozart The Serenatta Notturnakv 239 By Wolfgang dapat menurunkan tingkat kecemasan pasien odontektomi. Perubahan tingkat kecemasan pasien odontektomi pada pemeriksaan skala kecemasan sebelum-sesudah pada kelompok perlakuan (3,67±5,35) dan kelompok kontrol (-1,33±4,56). Perubahan tingkat kecemasan pasien odontektomi pada pemeriksaan denyut nadi sebelum-selama pada kelompok perlakuan (5,67±6,05) dan kelompok kontrol (-4,00±5,33), selama-sesudah pada kelompok perlakuan (2,92±2,91) dan kelompok kontrol (-0,38±4,80), sebelum-sesudah pada kelompok perlakuan (8,25±8,02) dan kelompok kontrol (-4,58±7,51). Perubahan tingkat kecemasan pasien odontektomi pada pemeriksaan pernafasan sebelum-selama pada kelompok perlakuan (1,67±1,30) dan kelompok kontrol (-0,17±2,21), selama-sesudah pada kelompok perlakuan (0,58±1,08) dan kelompok kontrol (-1,08±1,62), sebelum-sesudah pada kelompok perlakuan (1,75±2,18) dan kelompok kontrol (-1,25±2,56). Dari semua pemeriksaan perubahan tingkat kecemasan menunjukkan perbedaan yang bermakna.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi musik klasik Mozart The Serenata Notturna, KV239 by Wolfgang dapat menurunkan kecemasan pada pasien odontektomi.

Kata kunci : Musik klasik Mozart The Serenatta Notturna KV239 by Wolfgang, Kecemasan, Odontektomi

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi
Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 20 Sep 2016 07:09
Last Modified: 20 Sep 2016 07:09
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5217

Actions (login required)

View Item View Item