Nafsi, Aulia Izzatun (2016) PENGARUH EKSTRAK ETANOLIK KULIT UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) PADA DOSIS TERAPI ANTIPIRETIK TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI VAKSIN DTP-HB-Hib. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of cover_1.pdf]
Preview
Text
cover_1.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of abstrak_1.pdf]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

| Preview Download (993kB)
[thumbnail of daftar isi_1.pdf]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab I_1.pdf] Text
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab II_1.pdf] Text
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab III_1.pdf] Text
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab IV_1.pdf] Text
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab V_1.pdf] Text
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of daftar pustaka_1.pdf]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

| Preview Download (1MB)

Abstract

Ekstrak kulit umbi bawang putih dosis 756mg/200gBB terbukti mampu menurunkan demam pada menit ke-90 dengan kemampuan yang sama seperti paracetamol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh ekstrak etanolik kulit umbi bawang putih (Allium sativum L.) (EEKUBP) pada dosis terapi antipiretik terhadap kadar SGOT dan SGPT tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur wistar yang diinduksi vaksin DTP-HB-Hib.
Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian post test only control group design. 28 ekor tikus putih dibagi menjadi 7 kelompok. Kelompok I hanya diberikan pakan standar ad libitum, kelompok II hingga VII mendapatkan vaksin DTP-HB-Hib 0,3cc secara intramuscular. Setelah 3 jam pemberian vaksin, kelompok III, IV, V, VI dan VII secara berurutan mendapatkan 0,5% CMC-Na 2,5ml/200gBB, Paracetamol dosis terapi 12,6mg/200gBB PO, EEKUBP 252mg/200gBB PO, EEKUBP 504mg/200gBB PO, dan EEKUBP 756mg/200gBB PO. Pemberian dilakukan selama 7 hari dan pada hari ke-8 dilakukan pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT metode enzymatic colorimetric kinetic.
Analisa data kadar SGOT dan SGPT menggunakan Kruskal-wallis Test dan dilanjutkan Mann Whitney Test pada kadar SGOT. Hasil penelitian menunjukkan, kelompok I dengan kelompok Ekstrak tidak terdapat perbedaan bermakna pada pemeriksaan kadar SGOT dan tidak terdapat perbedaan yang bermakna pula terhadap kadar SGPT tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi vaksin DTP-HB-Hib dengan pemberian EEKUBP 252mg/200gBB, 504mg/200gBB dan 756mg/200gBB.
Kesimpulannya adalah pemberian EEKUBP pada dosis terapi antipiretik 252mg/200gBB, 504mg/200gBB dan 756mg/200gBB tidak berpengaruh meningkatkan kadar SGOT dan SGPT tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi vaksin DTP-HB-Hib.

Kata kunci : SGOT, SGPT, Kulit Umbi Bawang Putih, Vaksin DTP-HB-Hib, Antipiretik.

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Farmasi > Farmasi
Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 08 Sep 2016 02:37
Last Modified: 08 Sep 2016 02:37
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4821

Actions (login required)

View Item View Item