Azizah, Nuzlil Laily Nur (2016) PENGARUH EKSTRAK KULIT UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) TERHADAP KADAR UREUM KREATININ PADA TIKUS WISTAR HIPERGLIKEMIA YANG DIINDUKSI ALOKSAN. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of cover_1.pdf]
Preview
Text
cover_1.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of daftar isi_1.pdf]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of abstrak_1.pdf]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab II_1.pdf] Text
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab IV_1.pdf] Text
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab III_1.pdf] Text
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab V_1.pdf] Text
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of daftar pustaka_1.pdf]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of bab I_1.pdf] Text
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (1MB)

Abstract

Aloksan merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk menginduksi diabetes pada binatang percobaan yang dapat memicu aksi stress oksidatif oleh Reactive Oxidative Species (ROS). Pada ekstrak kulit umbi bawang putih mengandung senyawa fitokimia alkaloid, kuinon, flavonoid, saponin, polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit umbi bawang putih (Allium Sativum L.) terhadap kadar ureum kreatinin pada tikus wistar hiperglikemia yang diinduksi aloksan.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan post test control group desain. Pembuatan tikus hiperglikemia dengan cara di induksi aloksan dengan dosis tunggal 160 mg/kgBB secara intraperitoneal. Sebanyak 25 ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol, kelompok negatif, kelompok 3 perlakuan, kelompok 4 perlakuan, dan kelompok 5 perlakuan, dengan dosis pemberian ekstrak pada masing-masing kelompok perlakuan 3,4,5 yaitu 200mg/200gBB, 400mg/200gBB, dan 800mg/200gBB selama 14 hari. Pengambilan sampel darah vena orbitalis pada hari ke 18 yang kemudian di uji kadar ureum kreatinin.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh pemberian ekstrak kulit umbi bawang putih terhadap kadar ureum kreatinin pada tikus wistar yang diinduksi aloksan menunjukan tidak terdapat perbedaan antara kelompok perlakuan dosis 200mg/200gBB dengan kelompok negatif, dan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dosis 400mg/200gBB dan dosis 800mg/200gBB dengan kelompok negatif pada uji ureum. Terdapat perbedaan yang signifikan anatra kelompok perlakuan dosis 400mg/200gBB dengan kelompok negatif pada uji kreatinin.
Kesimpulan yang diambil bahwa ekstrak kulit umbi bawang putih dapat berpengaruh terhadap penurunan kadar ureum pada dosis 400mg/200gBB dan 800mg/200gBB serta kreatinin pada dosis 400mg/200gBB.

Kata kunci : Kulit umbi bawang putih, kadar ureum kreatinin, hiperglikemia

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Farmasi > Farmasi
Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 08 Sep 2016 02:37
Last Modified: 08 Sep 2016 02:37
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4815

Actions (login required)

View Item View Item