library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH INFLUENCER MARKETING DAN PERCEIVED AUTHENTICITY TERHADAP PURCHASE INTENTION MELALUI BENIGN ENVY DAN MALICIOUS ENVY SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR PADA KONSUMEN MEDIA SOSIAL

Detail Tugas Akhir

PENGARUH INFLUENCER MARKETING DAN PERCEIVED AUTHENTICITY TERHADAP PURCHASE INTENTION MELALUI BENIGN ENVY DAN MALICIOUS ENVY SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR PADA KONSUMEN MEDIA SOSIAL

Mi’roja, Yuhyialin Istiana Nur (2026) PENGARUH INFLUENCER MARKETING DAN PERCEIVED AUTHENTICITY TERHADAP PURCHASE INTENTION MELALUI BENIGN ENVY DAN MALICIOUS ENVY SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR PADA KONSUMEN MEDIA SOSIAL. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Manajemen_30402200250_fullpdf.pdf
PDF
Text
Manajemen_30402200250_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (85kB)

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong strategi pemasaran berbasis influencer sebagai salah satu cara efektif dalam memengaruhi perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan perceived authenticity terhadap purchase intention dengan benign envy dan malicious envy sebagai variabel mediator pada konsumen media sosial. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada responden yang aktif menggunakan media sosial dan mengikuti influencer. Data dianalisis menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing dan perceived authenticity berpengaruh positif terhadap benign envy, yang selanjutnya meningkatkan purchase intention. Namun, malicious envy ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap purchase intention. Temuan ini menegaskan bahwa rasa iri yang bersifat konstruktif (benign envy) mampu menjadi jembatan positif antara strategi pemasaran influencer dan niat beli konsumen, sementara rasa iri yang bersifat destruktif (malicious envy) tidak mampu memediasi hubungan tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur mengenai peran emosi sosial dalam perilaku konsumen, serta implikasi praktis bagi pemasar untuk lebih menekankan pada penciptaan konten yang autentik dan membangkitkan motivasi positif di kalangan audiens.
Kata kunci: Influencer marketing, Perceived authenticity, Purchase intention, Benign envy, Malicious envy, Media Sosial

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints