PERAN EFIKASI DIRI SEBAGAI MEDIATOR ANTARA DISIPLIN DAN KESIAPAN KERJA PESERTA PROGRAM PELATIHAN KE JEPANG
Berkas Tugas Akhir
Manajemen_30402400190_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin dan pelatihan terhadap kesiapan kerja dengan menempatkan efikasi diri sebagai variabel intervening. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui survei terhadap 123 responden dengan instrumen berupa kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta pengujian peran mediasi melalui Sobel Test dengan bantuan perangkat lunak SPSS.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa disiplin dan pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri. Selanjutnya, disiplin bersama efikasi diri terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap kesiapan kerja. Meskipun pelatihan juga memiliki pengaruh terhadap kesiapan kerja, besarnya pengaruh langsung tersebut relatif lebih kecil dibandingkan variabel lainnya. Efikasi diri muncul sebagai faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kesiapan kerja. Hasil analisis mediasi mengindikasikan bahwa efikasi diri secara signifikan memediasi hubungan antara disiplin dan pelatihan dengan kesiapan kerja.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan disiplin dan pelatihan yang efektif perlu diarahkan pada penguatan efikasi diri guna meningkatkan kesiapan kerja. Hasil daripengujian ini semoga membantu secara teoritis dalam mengembangkan penelitian sumber daya manusia dan juga berpengaruh bagi lembaga pendidikan dan pelatihan dalam mempersiapkan individu menghadapi dunia kerja.
Kata Kunci: disiplin, pelatihan, efikasi diri, kesiapan kerja
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
