AHSAN, MUHAMMAD ABDUL WAHIB (2026) KONSEP PENDIDIKAN PRENATAL MENURUT IBNU QAYYIM AL-JAUZIYAH DAN RELEVANSINYA TERHADAP NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER TAHUN 2025/2026. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Pendidikan Agama Islam_21502400804_fullpdf.pdf] Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502400804_fullpdf.pdf

| Download (996kB)
[thumbnail of Magister Pendidikan Agama Islam_21502400804_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502400804_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (193kB)

Abstract

Pendidikan dalam Islam tidak hanya dipahami sebagai proses pembelajaran formal setelah kelahiran, melainkan sebagai upaya pembinaan manusia secara menyeluruh yang dimulai sejak fase pralahir. Namun, dalam praktik pendidikan Islam kontemporer, perhatian terhadap pendidikan prenatal masih relatif terbatas dan kurang mendapat kajian mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan prenatal menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyah serta menganalisis relevansinya terhadap nilai-nilai pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis dan analisis isi (content analysis). Sumber data utama penelitian ini adalah karya-karya Ibnu Qayyim al-Jauziyah, khususnya Tuhfat al-Maudūd bi Ahkām al-Maulūd, yang didukung oleh buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian relevan terkait pendidikan Islam dan pendidikan prenatal. Data dianalisis dengan menelaah konsep, prinsip, serta nilai-nilai pendidikan prenatal, kemudian dikontekstualisasikan dengan realitas pendidikan Islam masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Qayyim al-Jauziyah memandang pendidikan prenatal sebagai bagian integral dari proses pendidikan anak yang dimulai sejak masa kehamilan. Pendidikan prenatal berlandaskan pada penjagaan fitrah dan tauhid, pembinaan spiritual orang tua, pengelolaan lingkungan psikologis dan emosional, pemeliharaan aspek jasmani, serta pemberian stimulasi edukatif yang bernilai ibadah sejak dalam kandungan. Konsep ini mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang fundamental, seperti tauhid, akhlak, tanggung jawab orang tua, keseimbangan jasmani dan ruhani, serta pendidikan yang bersifat holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep pendidikan prenatal menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyah memiliki relevansi yang kuat dengan pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam penguatan pendidikan berbasis keluarga dan pendidikan karakter. Pemikiran Ibnu Qayyim tidak hanya bersifat normatif-teologis, tetapi juga kontekstual dan visioner dalam menjawab tantangan pendidikan modern. Oleh karena itu, konsep pendidikan prenatal ini dapat dijadikan landasan konseptual dalam pengembangan pendidikan Islam yang lebih integratif dan berorientasi pada pembentukan generasi beriman dan berakhlak mulia sejak fase pralahir.
Kata kunci: fitrah, Ibnu Qayyim al-Jauziyah, pendidikan prenatal, pendidikan Islam, pendidikan keluarga.

Dosen Pembimbing: Sarjuni, Sarjuni and Sudarto, Sudarto | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Pendidikan Islam
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Pendidikan Islam
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 13 Apr 2026 02:33
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45760

Actions (login required)

View Item View Item