Yani, Fara Sania Puri (2026) Optimasi dan Karakteristik Sediaan Nanoemulsi Ekstraj Sirih Cina (Peperomia Pellucida L.). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Farmasi_33102000031_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
|
|
Text
Farmasi_33102000031_fullpdf.pdf |
Abstract
Sirih cina (Peperomia pellucida L.) merupakan tanaman herbal yang memiliki aktivitas antioksidan, namun pemanfaatannya secara topikal masih terbatas karena rendahnya stabilitas dan daya penetrasi zat aktif. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memformulasikan ekstrak sirih cina dalam bentuk nanoemulsi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi dan mengkarakterisasi sediaan nanoemulsi ekstrak sirih cina dengan variasi konsentrasi surfaktan Tween 80 dan ko-surfaktan PEG 400. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang meliputi proses determinasi tanaman, pembuatan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, serta pembuatan formula optimum sediaan nanoemulsi. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, ukuran partikel, indeks polidispersitas, dan zeta potensial. Selain itu, dilakukan uji stabilitas fisik menggunakan metode cycling test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum sediaan nanoemulsi dapat dibuat dengan perbandingan Tween 80 dan PEG 400 masing-masing sebesar 25% dengan nilai desirability sebesar 0.929. Hasil pengujian formula optimum menunjukkan bahwa 3 replikasi sediaan optimum nanoemulsi yang telah dibuat memiliki sifat organoleptik dengan warna jernih keputihan, tekstur kental dan bau khas VCO, sediaan tersebut juga bersifat homogen, memiliki rerata nilai pH sebesar 4.01±0.0047 dan nilai viskositas dengan rata-rata sebesar 36.91±2.78 Hasil karakteristik nanoemulsi menunjukkan bahwa formula optimum nanoemulsi yang telah dibuat memiliki nilai rata-rata ukuran partikel sebesar 165.6983±15.36, rerata zeta potensial sebesar -8.2899±0.32 serta nilai indeks polidispersitas sebesar 0.3283±0.01. Formula optimum juga menunjukkan tidak ada perubahan signifikan (P>0,05) selama pengujian kestabilan menggunakan metode cycling test.
Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini yaitu bahwa formula optimum sediaan ekstrak sirih cina dapat diperoleh dengan kombinasi surfaktan tween 80 dan PEG 400 masing-masing sebesar 25%. Hasil formula optimum yang telah dibuat telah memenuhi persyaratan sebagai sediaan topical apabila ditinjau dari hasil uji organoleptis, homogenitas, pH, dan viskositas. Sediaan nanoemulsi juga telah memenuhi persyaratan karakteristik nanoemulsi jika ditinjau dari ukuran partikel, indeks polidispersitas dan nilai zeta potensial. Selain itu formula optimum sediaan nanoemulsi ekstrak sirih cina juga telah memenuhi syarat kestabilan fisik berdasarkan hasil cycling test.
Kata kunci: Sirih cina, nanoemulsi, Tween 80, PEG 400, cycling test.
| Dosen Pembimbing: | Vifta, Rissa Laila | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi |
| Depositing User: | Pustakawan Reviewer UNISSULA |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 01:54 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45358 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
