Widodo, Dearestha Ferdianthy (2026) GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIRETROVIRAL PADA ORANG DENGAN HIV DI PUSKESMAS GAYAMSARI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Farmasi_33102400232_fullpdf.pdf] Text
Farmasi_33102400232_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Farmasi_33102400232_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Farmasi_33102400232_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (287kB)

Abstract

Infeksi HIV/AIDS merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan kepatuhan tinggi terhadap terapi antiretroviral (ARV) minimal 95% untuk mencapai supresi viral load dan mencegah resistensi obat. Rendahnya kepatuhan minum ARV di tingkat puskesmas menjadi permasalahan penting di Indonesia, khususnya Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat kepatuhan minum obat ARV pada orang dengan HIV di UPTD Puskesmas Gayamsari Kota Semarang.
Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan total sampling terhadap seluruh ODHIV yang menjalani terapi ARV minimal 3 bulan, berusia ≥18 tahun, bersedia mengisi informed consent, dan mampu berkomunikasi baik. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Bentuk analisis yang digunakan yaitu analisis univariat yang menjelaskan karakteristik setiap variabel penelitian melalui distribusi, frekuensi, dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum ARV pada ODHIV di UPTD Puskesmas Gayamsari Kota Semarang mayoritas memiliki tingkat kepatuhan minum ARV kategori tinggi (59%), diikuti kategori rendah (23%) dan sedang (18%). Karakteristik responden didominasi oleh jenis kelamin laki-laki, usia dewasa produktif (19-44 tahun), tingkat pendidikan terakhir SMA, pekerjaan karyawan swasta, status perkawinan belum menikah serta lama menjalani terapi ARV lebih dari 3 tahun.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kepatuhan minum ARV pada ODHIV di UPTD Puskesmas Gayamsari didominasi kepatuhan sedang hingga tinggi, namun masih diperlukan upaya peningkatan kepatuhan secara berkelanjutan, khususnya pada pasien dengan tingkat kepatuhan sedang. Penguatan edukasi, konseling rutin, dan pemantauan kepatuhan secara berkala diharapkan dapat mendukung keberhasilan terapi ARV dan pengendalian HIV/AIDS di tingkat pelayanan kesehatan primer.

Kata Kunci: Kepatuhan, ARV, ODHIV, HIV/AIDS, MMAS-8

Dosen Pembimbing: Arfianto, Erki | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi
Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi
Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 06 Apr 2026 08:53
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45334

Actions (login required)

View Item View Item