Rohim, Nur Chairur (2025) ANALISIS PENGARUH INFLASI, KURS DAN DOW JONES ISLAMIC MARKET INDEX (DJIMI) TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) DENGAN SOCIO-POLITICAL INDEX SEBAGAI VARIABEL MODERASI. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Manajemen_20402400575_fullpdf.pdf] Text
Magister Manajemen_20402400575_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Manajemen_20402400575_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Manajemen_20402400575_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (222kB)

Abstract

Perkembangan pasar modal syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap investasi berdasarkan prinsip syariah. Salah satu indikator utama dari perkembangan ini adalah Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), yang mencerminkan kinerja saham-saham yang memenuhi kriteria syariah di Bursa Efek Indonesia yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, sebagai bagian dari pasar keuangan global, pergerakan ISSI juga dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi domestik maupun global, termasuk tingkat inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (kurs), serta indeks pasar saham syariah internasional seperti Dow Jones Islamic Market Index (DJIMI). Dalam konteks ini, stabilitas sosial-politik suatu negara dapat berperan memperkuat atau memperlemah pengaruh variabel-variabel ekonomi tersebut terhadap pasar saham berbasis prinsip syariah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, kurs, dan DJIMI terhadap ISSI, dengan Socio-Political Index (SPI) sebagai variabel moderasi yang berperan memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data time series bulanan dari bulan Juni 2011 hingga Desember 2024. Metode yang digunakan adalah regresi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA) dengan bantuan perangkat lunak statistik EViews 13.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurs memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ISSI. Hal ini menunjukkan bahwa ketika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS (depresiasi), maka indeks saham syariah di Indonesia cenderung mengalami penurunan. Temuan ini sejalan dengan teori makroekonomi yang menyatakan bahwa depresiasi mata uang dapat meningkatkan biaya impor, menurunkan laba perusahaan, dan menyebabkan tekanan terhadap harga saham. Sebaliknya, inflasi dan DJIMI tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ISSI dalam periode pengamatan. Hasil ini menunjukkan bahwa pasar saham syariah di Indonesia relatif tidak sensitif terhadap pergerakan inflasi domestik maupun indeks saham syariah global dalam jangka waktu yang digunakan.
Adapun hasil pengujian variabel moderasi menunjukkan bahwa SPI tidak berpengaruh secara langsung terhadap ISSI, namun interaksi antara kurs dan SPI terbukti signifikan dan berpengaruh positif terhadap ISSI. Artinya, ketika stabilitas sosial-politik di Indonesia meningkat, dampak negatif dari depresiasi kurs terhadap ISSI cenderung melemah. Dalam kondisi sosial-politik yang stabil, kepercayaan investor terhadap pasar saham syariah meningkat, sehingga tekanan negatif akibat fluktuasi nilai tukar dapat diredam. Sementara itu, interaksi antara inflasi dan SPI tidak signifikan, menunjukkan bahwa stabilitas sosial-politik tidak cukup kuat untuk memoderasi pengaruh inflasi terhadap ISSI.

Dosen Pembimbing: Wikaningrum, Tri | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Manajemen
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 12 Jan 2026 02:31
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44431

Actions (login required)

View Item View Item