TAYEB, A. ACHMAD YUSRIL (2025) ANALISIS SETTING DAN KOORDINASI ANTARA DISTANCE RELAY PASCA REKONDUKTORING SUTT 150 KV BABAT - LAMONGAN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Teknik Elektro_30602200096_fullpdf.pdf] Text
Teknik Elektro_30602200096_fullpdf.pdf

| Download (5MB)
[thumbnail of Teknik Elektro_30602200096_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Teknik Elektro_30602200096_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (52kB)

Abstract

Saluran transmisi 150 kV Ngimbang–Babat–Lamongan merupakan bagian vital dari sistem kelistrikan Jawa Timur. PT. PLN telah melakukan rekonduktoring pada saluran Babat–Lamongan dan Lamongan–Cerme, yang mengubah parameter impedansi saluran yang dapat mempengaruhi setting distancen relay penghantar tersebut maupun Zona 2 (Z2) dan Zona 3 (Z3) distance relay sekitarnya seperti Ngimbang-Babat. Perubahan ini berpotensi menyebabkan ketidakakuratan operasi distance relay jika setting tidak disesuaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan setting distance relay pasca rekonduktoring, membandingkannya dengan setelan sebelumnya dan hasil perhitungan berdasarkan standar IEEE, serta memastikan koordinasi yang selektif antar relay. Metodologi yang digunakan membandingkan setting distance relay sebelum, sesudah, dan hasil perhitungan setelan tiga zona (Z1, Z2, Z3) berdasarkan data impedansi saluran dan trafo serta mengsimulasikan koordinasi menggunakan perangkat lunak ETAP 20.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelan distance relay Babat-Lamongan sebelum rekonduktoring sangat berbeda hingga 9,96% dengan pasca rekonduktoring dan hasil hitung sehingga setiap adanya perubahan impedansi sangat penting untuk melakukan resetting distance relay. Setting Babat-Lamongan pasca rekonduktoring sudah ideal dengan selisih di bawah 5% dibandingkan hasil perhitungan dan tidak terjadi overlapping. Sebaliknya, setelan distance relay Ngimbang-Babat, dimana Z1 hanya mencakup 72,84% saluran (tidak memenuhi standar IEEE 80%) dan Z2 tidak relevan pasca rekonduktoring karena masih menggunakan parameter lama. Penelitian ini merekomendasikan setelan baru untuk relay Ngimbang-Babat, yaitu Z1 = 4,6128 Ω, Z2 = 6,9192 Ω, dan Z3 = 23,6631 Ω, yang telah divalidasi melalui simulasi ETAP untuk memastikan koordinasi yang selektif dan andal.
Kata Kunci : Distance relay, Rekonduktoring, Koordinasi Setting.

Dosen Pembimbing: Utomo, Sukarno Budi | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri
Fakultas Teknologi Industri > Mahasiswa FTI - Skripsi Teknik Elektro
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 06 Jan 2026 06:21
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44155

Actions (login required)

View Item View Item