library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PEKERJAAN GALIAN TEROWONGAN PENGELAK BENDUNGAN MBAY KABUPATEN NAGEKEO NUSA TENGGARA TIMUR MENGGUNAKAN NEW AUSTRIAN TUNNELING METHOD

Detail Tugas Akhir

PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PEKERJAAN GALIAN TEROWONGAN PENGELAK BENDUNGAN MBAY KABUPATEN NAGEKEO NUSA TENGGARA TIMUR MENGGUNAKAN NEW AUSTRIAN TUNNELING METHOD

PUTRI, ARNETTA YISKA ALISYA (2025) PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PEKERJAAN GALIAN TEROWONGAN PENGELAK BENDUNGAN MBAY KABUPATEN NAGEKEO NUSA TENGGARA TIMUR MENGGUNAKAN NEW AUSTRIAN TUNNELING METHOD. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Teknik Sipil_30202300185_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (738kB)
PDF
Text
Teknik Sipil_30202300185_fullpdf.pdf

Abstract

Pembangunan infrastruktur sumber daya air seperti bendungan merupakan upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan air di Indonesia. Salah satu komponen penting dalam pembangunan bendungan adalah terowongan pengelak (diversion tunnel) yang berfungsi untuk mengalirkan air sungai sementara selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas serta efektivitas penggunaan alat berat pada pekerjaan galian terowongan pengelak Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, dengan metode New Austrian Tunneling Method (NATM). Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, serta dokumen proyek. Analisis dilakukan dengan menghitung produktivitas, durasi, serta biaya sewa alat berat pada kondisi eksisting dan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting menghasilkan durasi pekerjaan selama 27 hari dengan biaya sewa sebesar Rp 335.106.072. Alternatif 1, dengan penambahan jam kerja menjadi dua shift, mampu mempercepat durasi menjadi 23 hari (percepatan 14,81%) dengan kenaikan biaya 15,32%. Alternatif 2, dengan tiga shift dan penambahan unit alat, mempercepat durasi menjadi 17 hari (percepatan 37,04%) dengan kenaikan biaya 31,78%. Kesimpulannya, Alternatif 1 lebih efisien secara biaya, sementara Alternatif 2 lebih unggul dalam percepatan waktu.
Kata kunci: Alat Berat, Bendungan Mbay, NATM, Produktivitas, Terowongan Pengelak

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints